JAMBERITA.COM- Ratusan mahasiswa di Jambi menggelar aksi tolak Peraturan Undang-undang Cipta Kerja (Perppu Ciptaker) dengan mendatangi kantor DPRD Provinsi. Senin (10/4).
Ratusan mahasiswa ini berasal dari berbagai kampus yang ada di Jambi, mereka datang untuk bertemu anggota DPRD untuk menyampaikan aspirasi.
Adapun tuntutan mereka hari ini yaitu pertama Tolak Undang-undang Cipta Kerja dan kedua evaluasi kinerja Ketua DPRD Provinsi Jambi. Mereka menilai Perppu ini sangat merugikan masyarakat terutama bagi mereka para buruh.
Aksi mereka dimulai dengan membakar ban didepan kantor DPRD Provinsi Jambi. "Dimana anggota DPRD, keluar keluar keluar," teriak massa.
Mereka menuntut dan meminta untuk wakil rakyat (DPRD-Read) untuk keluar dan menemui mereka. "Kalian enak (DPRD-Read) didalam ruangan yang dingin, kami diluar panas-panasan," teriaknya.
Setelah menunggu cukup lama namun satupun anggota DPRD tidak kunjung keluar, selanjutnya mahasiswa menggelar aksi tahlilan, atas hilang hati nurani pemerintah dan wakil-wakil rakyat.
Sempat terjadi aksi dorong-dorongan antara mahasiswa dengan aparat yang bertugas. Hal ini terjadi ketika amarah mahasiswa memuncak. "Lawan lawan lawan," teriaknya. (Tna)
Sambut Hari Raya Iedul Fitri 1444 H, Bulog Jambi Siapkan 49 Ton Daging Beku
Dukung Percepatan Penurunan Stunting, BKKBN Provinsi Jambi Gelar Rapat kerja dan Pengukuhan TPPS
Setelah Rapat Mediasi, Rencana Aksi Damai Karyawan Perusahaan Batu Bara Di Tebo Dibatalkan
Penyuluhan Hukum dan Sosialisasi Program Studi Hukum Ekonomi Syariah
Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid Mendadak Mengunjungi MAR GOS Kota Baru


Pasca Serangan Siber, Sekda Sudirman Resmi Ditetapkan Jadi Komisaris Bank 9 Jambi



