Buka Pertemuan Adpin, Kepala BKKBN RI Harap Ada Strategi Baru Dalam Penanganan Stunting



Rabu, 15 Maret 2023 - 12:54:43 WIB



JAMBERITA.COM – Advokasi Penggerakan dan Informasi (Adpin) dianggap mampu menggerakkan masyarakat melaui program Bangga Kencana sehingga menjadi harapan sebagai agen perubahan utamanya dalam percepatan penurunan stunting.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI , Hasto Wardoyo saat membuka pertemuan Tim Kerja Advokasi, Penggeraka dan Informasi Adpin) Pusat dan Provinsi dengan tema “Menyelaraskan Penggerakan Program Bangga Kencana dalam Percepatan Penurunan Stunting Sampai dengan Lini Lapangan” pada Selasa (14/3) di Ballroom Hotel Bali Dynasty Resort – Kuta Badung.

Dalam sambutannya Hasto Wardoyo menjelaskan bahwa Stunting secara nasional telah mengalami penurunan sebesar 2,8 persen dari yang sebelumnya sebesar 24,4 persen (SSGI 2021) menjadi 21,6 persen (SSGI 2022). 

Menurutnya, keberhasilan dalam penurunan stunting ini perlu diikuti dengan perubahan strategi yang baru yang berorientasikan pada kualitas. 

“Sudah waktunya secara umum kita mempunyai strategi yang berbeda, Jangan mengulang yang telah dilakukan kemarin, kita harus peka dan mempunyai sudut pandang yang berbeda di dalam menjalankan program dari yang berorientasi pada kuantitas kemudian kepada kualitas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ia mengatakan bahwa sosialisasi terkait program Bangga Kencana khususnya dalam percepatan penurunan stunting perlu ditingkatkan dengan memanfaatkan teknologi informasi yakni media sosial dan website untuk KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi). 

“Strategi baru dapat dilakukan melalui platform yang bagus seperti media social untuk dijadikan tulang punggung dalam pelaksaan sosialisasi program Bangga Kencana khususnya dalam percepatan penurunan stunting. Buat survei yang mudah diakses untuk mengetahui tingkat pemahaman masyarakat terkait stunting sehingga dapat menjadi evaluasi bagi kita," jelasnya.

Hasto Wardoyo juga menghimbau kepada para peserta untuk aktif dan membawa hasil laporan pertemuan yang akan dibicarakan kembali ke pusat untuk membuat berbagai kebijakan. 

“Karena sudah datang mengeluarkan energi, mengeluarkan waktu biaya, dan tenaga, maka harus membawa sesuatu. Membuat laporan untuk data kumulatif yang sempurna untuk dilaporkan ke Wakil Presiden,"pintanya.

Sementara itu, Deputi Adpin Sukaryo Teguh Santoso menyampaikan arahan kebijakan dan strategi Kedeputian Bidang Adpin. Dia mengingatkan bahwa visi dari BKKBN adalah mengendalikan jumlah penduduk, menyelenggarakan keluarga berencana hingga meningkatkan dan menciptakan SDM yang berkualitas. 

 “Tugas Adpin merumuskan dan melaksanakan kebijakan teknis di bidang advokasi dan pergerakan serta komunikasi, informasi dan edukasi pengendalian keluarga berencana dan kesehatan reproduksi, keluarga sejahtera, dan pemberdayaan keluarga,” jelasnya. 

Selain itu, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, I Made Ayu Ariani menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas apa yang telah dilakukan BKKBN untuk mewujudkan keluarga berkualitas melalui berbagai kegiatan prioritasnya dalam perencanaan keluarga dengan tagline “Berencana Itu Keren”. 

Dia menambahkan, percepatan penurunan stunting memerlukan intervensi yang konvergen meliputi intervensi spesifik untuk mengatasi penyebab langsung dan intervensi sensitif untuk mengatasi masalah tidak langsung.

“Walaupun demikian Stunting Provinsi Bali turun menjadi 8 persen di tahun 2022, pemerinta Provinsi Balu tidak boleh lengah, dengan berbagai program inovasi untuk penurunan dan pencegahan, tetap harus dilakukan secara maksimal, sehingga harapannya di tahun 2024 target prevalensi Bali mencapai angka 5.0,” ujarnya. 

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Kerja Nasional Program Bangga Kencana Tahun 2023 dan dihadiri oleh 205 peserta dari berbagai provinsi. Diharapkan, pertemuan yang berlangsung selama tiga hari ini akan menghasilkan berbagai kebijakan untuk berbagai aspek Program Bangga Kencana.

Dalam kesempatan ini perwakilan BKKBN Provinsi Jambi mendapatkan piagam penghargaan capaian kinerja terbaik Penyuluh Keluarga Berencana di Lini lapangan tahun 2022 dan juga dalam kategori keterbukaan informasi publik tahun 2022 BKKBN Jambi mendapatkan kategori Informatif dari BKKBN Pusat.(Tna)



Artikel Rekomendasi