JAMBERITA.COM- Awal tahun 2023, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofiska (BMKG) Stasiun Sultan Thaha Jambi mengatakan ada sebanyak 65 titik panas (HotSpot) di wilayah Provinsi Jambi.
Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Sultan Thaha Jambi, Annisa Fauziah menjelaskan untuk tingkat kepercayaannya hanya mencapai 30 sampai 79 persen.
"Jumlahnya itu sebanyak 65 titik panas diwilayah Provinsi Jambi, dengan jumlah terbanyak berada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Merangin," katanya, Kamis (23/02/23).
Menurutnya, munculnya titik Hotspot pada awal Januari hingga awal Februari disebabkan karena berkurangnnya curah hujan yang terjadi akibat adanya siklon tropis diwilayah selatan Indonesia.
Siklon tropis sering disebut sebagai penyebab fenomena cuaca ekstrem di berbagai wilayah di Indonesia.
Selain itu Siklon tropis dapat menarik masa udara yang menyebabkan cuaca cerah atau tidak ada awan sehingga terdeteksi titik panas di Jambi.
"Titik panas itu bukan api, tapi rata rata sumur minyak milik petroChina di Tanjab Barat," lanjutnya.
Annisa mengatakan apabila ditemukan titik Hot Spot, pihak BMKG akan langsung menginformasikan hal tersebut kepada tim yang berada di Lapangan seperti Mangala Agni, dan BPBD dan lainnya.
"Karena utuk memastikan apakah sumber Hot Spot tersebt bersumber dari mana, apakah sumur minyak atau atap rumah warga, apakah lapangan terbuka terkena sinar matahari," pungkasnya. (Tna)
Inspirasi Generasi Penerus ! SAH Perjuangkan Kolonel Abundjani jadi Pahlawan Nasional
8 Pejabat Baru Wilayah Hukum Kejati Jambi Dilantik, Dari Wakajati Hingga Kajari
Rakor Program Pemuda dan Olahraga se Provinsi Jambi Resmi Dibuka
Silaturahmi ke BPJS Kesehatan Cabang Jambi, KI: Informasi Layanan BPJS Dibutuhkan Masyarakat
Gunakan Pesawat Khusus, Kapolda Jambi Akan Didampingi Kepala RS Bhayangkara Terbang ke Jakarta
Gubernur Al Haris Apresiasi Kontribusi Ponpes Sulthon Fattah Bangun SDM Jambi

