Silaturahmi ke BPJS Kesehatan Cabang Jambi, KI: Informasi Layanan BPJS Dibutuhkan Masyarakat



Rabu, 22 Februari 2023 - 20:59:28 WIB



JAMBERITA.COM- Komisi Informasi Provinsi Jambi meminta BPJS Kesehatan agar informasi terkait layanan BPJS di rumah sakit mudah diakses masyarakat.

Sehingga tidak ada lagi kesalahpahaman yang muncul terutama terkait layanan kesehatan yang ditanggung hingga terkait obat-obat.

Ini disampaikan saat Komisi Informasi melakukan kunjungan silaturahmi ke BPJS Kesehatan Cabang Jambi di Kotabaru Rabu (22/3/2023).

Rombongan KI disambut Ketua BPJS Kesehatan Cabang Jambi Sri Widyastuti, Kepala Humas Agus.

Dalam kunjungan ini Komisioner KI dipimpin Ketua KI Jambi Indra Lesmana didampingi A Taufik Helmi, Siti Masnidar dan Zamharir masing masing sebagai anggota.

Ketua Komisi Informasi Provinsi Jambi, Indra Lesmana mengatakan jika pihaknya memberikan apresiasi atas sinergisitas yang sudah dibangun BPJS dengan KI.

Selama ini sudah banyak kolaborasi yang dilakukan terutama terkait dengan sosialisasi keterbukaan informasi. 

Saat ini KI berharap BPJS terus meningkatkan kualitas layanan informasi karena informasi terkait pelayanan BPJS di rumah sakit baik rawat jalan dan IGD sangat dibutuhkan. "Informasi layanan masyarakat dibutuhkan masyarakat," lanjutnya.

Secara umum, infrastruktur pelayanan informasi di BPJS sudah baik. Bisa dilihat dari informasi di website. "Semoga informasi ini semakin mudah untuk diakses masyarakat dari berbagai kalangan," lanjutnya.

Ia juga berharap partisipasi BPJS Kesehatan agar ikut berpartisipasi dalam kegiatan monev keterbukaaan informasi. " Agar bisa tahu benar benar informatif atau tidak," katanya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jambi, Sri Widyastuti menyatakan komitmen keterbukaan informasi di lembaganya.

Saat ini BPJS sudah sering menerima permohonan informasi dari masyarakat baik mahasiswa hingga LSM. Selama sesuai prosedur, maka pihaknya selalu memenuhi permintaan data tersebut.

Saat ini informasi terkait layanan BPJS sudah ditampilkan di website maupun media lainnya. Namun yang sering jadi keluhan terkait ketersediaan kamar dan jadwal operasi. Karena masih banyak rumah sakit ketersediaan kamarnya belum realtime tapi input masih manual. Sehingga masyarakat sering komplain. (Adm)



Artikel Rekomendasi