Siswa SMKN 6 Kota Jambi Gelar Makan Ala Internasional di Dua Hotel



Selasa, 21 Februari 2023 - 15:00:24 WIB



Kepala SMKN 6 Kota Jambi Endra Gunawan Saat Memberikan Sambutan dalam Kegiatan Table Manner Course di SwissBell-Hotel, Selasa (21/2/2023).
Kepala SMKN 6 Kota Jambi Endra Gunawan Saat Memberikan Sambutan dalam Kegiatan Table Manner Course di SwissBell-Hotel, Selasa (21/2/2023).

JAMBERITA.COM - Dinas Pendidikan (Disdik) melalui unit kerja SMKN 6 Kota Jambi menggelar Table Manner Course jurusan perhotelan dan Pariwisata di dua Hotel ternama di Kota Jambi dalam belajar tentang cara makan ala internasional, terutama siswa siswi diwajibkan tahu bagaimana etika saat makan.

Kepala SMKN 6 Kota Jambi Endra Gunawan menyampaikan, table manner course salah satu proses pembelajaran bagaimana anak atau siswa belajar tentang tata cara makan ala internasional. Di sini siswa-siswi perhotelan dan kuliner SMKN 6 belajar mulai dari Table Setup tata cara meletakkan kateleris yaitu alat-alat makan sampai bagaimana praktik makan.

"Minimal dengan 3 kondisi yaitu appetizer makanan terbuka, maincours makanan utama dan desain makanan penutup, Nah di sini diajarkan bagaimana semuanya itu. Sebelumnya tadi juga dilakukan kunjungan ke kamar kamar atau swing room bagaimana siswa melihat kamar-kamar, mulai dari kamar standar sampai ke eklusif," tuturnya, Selasa (21/2/20223).

Table Manner Course ini diikuti oleh dua jurusan terdiri dari tiga kelas jurusan perhotelan, satu kelas jurusan kuliner di dua hotel besar di Kota Jambi, yaitu Hotel Aston dan Swissbell Hotel selama 3 hari hari, dilakukan dalam rangka untuk memberikan pelajaran sekaligus penguatan tentang pariwisata tepatnya jurusan perhotelan dan kuliner oleh siswa semester II kelas X.

"Dari kegiatan ini sebuah pembelajaran yang harus diikuti bagaimana tata cara makan ala internasional, kita belajar supaya kita tidak malu maluin. Terlebih kita jurusan perhotelan kita boleh orang pinggiran, kita boleh orang tidak berada saat ini, wajah kita boleh tidak cantik, tapi kita harus ramah tama apalagi orang pariwisata dari jauh sudah mulai tersenyum," ujarnya. 

Endra juga menekankan dalam kegiatan ini supaya anak anak didik bisa mengetahui etika makan." Terlebih kita harus tahu etika makan, tadi pagi kita didahului dengan tour or the room. Jadi belajar seperti ini yang terus kita galakkan kita lakukan dalam mengembangkan antara teori dan praktik sesungguhnya di lapangan, untuk itu pastikan pembelajaran yang didapatkan, rekam, dilakukan di sekolah, prakit lagi terus menerus," harapnya.

SMKN 6 Kota Jambi juga mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang diawali dengan penandatanganan bersama serta telah mengakomodir SMKN 6 menjadi mitra magang SwissBell Hotel Jambi."Selanjutnya dua tahun kedepan dari sekarang tahun depan kita break makan sesuai kurikulum merdeka, kita punya impian itu minimal anak SMKN 6 jurusan perhotelan dan pariwisata itu bisa magang minimal di 10 kota besar, Sumatera Jawa dan Bali," ujarnya.

Pihaknya kata Endra, berkomitmen untuk benar benar mengembangkan SMKN 6 yang Ia pimpinan tersebut."Kita berharap SMKN 6 nanti bisa tembus SMKPK nya sehingga fasilitas fasilitasnya kita lengkapi, SMKN 6 juga minimal punya loby bar walaupun kecil kecilan, jadi siswa siswi semangat," jelasnya.

Selanjutnya dalam waktu dan kesempatan yang sama, Koordinator Pengawas (Korwas) Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Suhardiman M,p.d juga menyampaikan para siswa siswa SMKN 6 Kota Jambi patut bersyukur, karena sudah mendapatkan pembelajaran seperti ini.

"Satu hal ingin saya sampaikan ini adalah kelas yang sesungguhnya, bahwa kelas itu bukan lokal yang terkotak kotak, tetapi kelas itu mengali akan jadi apa kita di kehidupan masa yang akan datang," paparnya dalam memberikan sambutan di kegiatan tersebut. 

Terkait dengan kurikulum nasional, kata Suhardiman, itu harus dikolaborasikan dengan kurikulum yang ada didunia kerja sehingga menjadi kurikulum bersama yang harus dibangun oleh SMKN."Kurikulum nasional kita buat, kita gabungkan dengan kurikulum yang dibutuhkan untuk bekerja. Karena kurikulum bersama itu jauh beruntung, karena itu dibolehkan dan saya bangga dihadirkan disini mendapat pengalaman baru," terangnya. 

Ia juga berpesan bahwa peserta didik tidak akan menjadi apa apa tanpa dukungan dari orang tua, sekolah itu adalah tempat yang bisa melayani kebutuhan apa yang menjadi keinginan anak dan orang tua."Jadi tidak akan bisa sekolah memaksimalkan aktivitas nya, tanpa bantuan dari orang tua, tanpa kesungguhan anak anak, dan keikhlasan para guru guru dalam melayani anak, itu kunci utama," tegasnya. 

"Selamat kepada anak anak SMKN 6 terus lah belajar dalam dunia nyata, pendidikan sesungguhnya itu menyiapkan kehidupan di masa yang akan datang, saat ini kita hanya mengali seperti apa kedepan," tutupnya.(afm)





Artikel Rekomendasi