JAMBI – Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto menanggapi peristiwa kecelakaan tunggal Mobil Operasional DPRD Provinsi Jambi yang terjadi di depan RS Siloam, Kota Jambi, Kamis (2/2/2023) malam.
Seperti diinformasikan di berbagai media, mobil jenis sedan merek Toyota Camry tersebut berisi sepasang muda-mudi.
Dalam keterangan tertulisnya yang disampaikan ke media, Jumat (3/2/2023), Edi membenarkan bahwa mobil tersebut adalah mobil dinas unsur pimpinan DPRD provinsi Jambi periode 2014-2019 yang sedang menunggu proses lelang.
Dalam proses tersebut, mobil dibawa pulang oleh Kasubag Rumah Tangga dan Aset Sekretariat DPRD Provinsi Jambi. “Kita sudah telusuri, mobil itu benar dikendarai oleh anak kasubag rumah tangga dan aset, sebagai bentuk tanggung jawab saya minta ASN tersebut diberi sanksi tegas atau dinonaktifkan,” tegas Edi.
Edi melanjutkan bahwa dari sisi kemanusiaan dirinya cukup prihatin atas musibah yang baru saja menimpa pejabat tersebut, namun menurutnya reward dan punishment tetap harus dijalankan.
"Saya turut berduka cita, saya juga prihatin, suaminya baru saja meninggal, sekarang ada musibah lagi anaknya kecelakaan, tapi ini kan kelalaian karena dia membiarkan pemakaian mobil dinas tidak pada peruntukannya,” jelas Edi.
Selanjutnya Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi ini meminta agar Sekretaris DPRD (Sekwan) Provinsi Jambi membuat aturan yang tegas terhadap tata cara pemakaian aset DPRD Provinsi Jambi.
“Saya minta Sekwan buat SOP yang tegas terkait pemakaian mobil dinas, supaya peristiwa seperti ini tidak terulang lagi,” pungkas Edi. (*)
GEGER! RSUD Raden Mattaher Jambi Mendadak Cari 'Penyembuh Jiwa'? Ini Faktanya
Ubah Nasib Lulusan di Era AI : UBR Jambi Gandeng Guru Besar UTM Bedah Kurikulum OBE
Sambut Demo 'Zona Merah' Jilid IV : Pemkot dan DPRD Kota Jambi Sepakat Surati Presiden
Napak Tilas Kediaman Kol Abundjani Calon Pahlawan Nasional dari Provinsi Jambi
Warek II UIN STS Jambi Tak Bisa Ngantor Karena Ruangan Dikunci
Pemerintah Tanjabtim Dorong Program Peningkatan Kualitas Pendidikan
GEGER! RSUD Raden Mattaher Jambi Mendadak Cari 'Penyembuh Jiwa'? Ini Faktanya
