JAMBERITA COM - Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM mengungkapkan, ada empat isu besar yang sangat erat kaitannya agar situasi ketenagakerjaan bisa kembali meningkat. Isu yang pertama, adanya peningkatan lapangan kerja yang berkelanjutan dalam menghadapi perubahan dunia kerja. Pandemi dari COVID-19 ini telah memberikan dampak yang sangat signifikan pada sektor ketenagakerjaan.
"Setelah pandemi ini berakhir, kita bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang berkelanjutan bagi jutaan pekerja kita," ungkap Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI itu saat Rapat Kerja Komisi IX DPR RI dengan Kementerian tenaga kerja di Jakarta (8/11) kemarin.
Selain itu SAH yang dikenal sebagai Bapak Beasiswa Jambi ini mengatakan, isu kedua, pasar kerja yang inklusif dan afirmatif bagi pekerja penyandang disabilitas."Kita akan dorong pasar kerja ini menginklusifkan penyandang disabilitas yang memiliki hak dan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak," ujarnya.
Yang ketiga, melalui peningkatan kapasitas SDM untuk pertumbuhan produktivitas yang berkelanjutan antara Kemnaker dan Kemendikbudristek.
"Memang ada pembagian tugas yang cukup jelas bagaimana SDM unggul Indonesia itu bisa kita ciptakan. Kita bisa mendorong kondisi saat ini dapat dimanfaatkan dengan baik melalui pendidikan dan keterampilan yang semakin meningkat," jelasnya.
Isu keempat, perlunya perlindungan tenaga kerja yang adaptif dan inklusif dalam merespon dunia kerja yang terus berubah. "Pada intinya, dimanapun seseorang bekerja perlindungan sosial ketenagakerjaan harus tetap menyertai," pungkasnya.(*/sm)
SAH Serukan Kader Gerindra Lanjutkan Sholat Istisqa sebagai Ikhtiar Spiritual
Pelantikan FAHMI UMMI, SAH Tekankan Amanah, Pengabdian dan Kerukunan
SAH Apresiasi Kementerian Haji, Sebut Arahan Prabowo Pangkas Antrean Haji Jadi 14 Tahun
Pemkot Jambi "Mewisuda" 293 Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan
Bea Cukai Jambi gagalkan peredaran 1.041 butir obat ilegal lewat paket
Kawal Izin Travel Umrah untuk Lindungi Jemaah, Kemenhaj Kota Jambi Data Puluhan PPIU



