Sambangi BNNP, Kapolda Jambi Perkuat Sinergitas Berantas Peredaran Narkoba



Rabu, 02 November 2022 - 14:39:08 WIB



Suasana Pertemuan.
Suasana Pertemuan.

JAMBERITA.COM - Kapolda Jambi Irjen Pol. Rusdi Hartono kunjungi kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jambi Rabu, (2/11). Kunjungan dilaksanakan guna menjalin silaturahmi bersama BNN sekaligus dalam memperkuat sinergitas.

Dimana kedatangan Kapolda Jambi disambut dengan hangat oleh Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjen Pol. Wisnu Handoko dengan mengucapkan selamat datang kepada Kapolda Jambi yang tiba di BNN Provinsi Jambi.

Turut mendampingi Kapolda Jambi, Dir Resnarkoba Polda Jambi Kombes Pol. Thomas Panji Susbandaru, Dir Intelkam Polda Jambi Kombes Pol. Bondan Witjaksono dan Kapolresta Jambi Kombes Pol. Eko Wahyudi.

Kapolda menyampaikan bahwa pihak Kepolisian sangat berharap BNN Provinsi dapat bekerjasama untuk memberantas Penyalahgunaan Narkoba."Memberantas penyalahgunaan narkoba tentu menjadi tantangan untuk kita, untuk sepenuhnya kita memang tidak bisa memberantas habis penyalahgunaan Narkoba, tetapi kita bisa terus meminimalisirnya," tuturnya.

Dikatakan lebih lanjut oleh Kapolda Jambi bahwa Kepolisian dan BNN dapat bekerja sama dengan kompak maka akan bisa terus menekan jumlah pengguna penyalahgunaan Narkoba khususnya di Jambi.

Menanggapi hal yang disampaikan oleh Kapolda Jambi, Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjen Pol Wisnu Handoko menyatakan siap bersinergi bersama Polda Jambi dalam memberantas peredaran narkoba di Jambi.

"Saat ini Provinsi Jambi berada di peringkat ke-26 tingkat penyalahgunaan Narkoba, kita bersyukur ini merupakan tingkat yg rendah. BNN Provinsi Jambi terus melakukan penyuluhan dan sosialisasi untuk mengajak masyarakat perang melawan narkoba," katanya.

Disebutkan wisnu, bahwa saat ini yang menjadi kendala penanganan penyalahgunaan narkoba adalah fasilitas untuk penyalahguna yang direhabilitasi, serta penanganan untuk warga yang telah direhabilitas belum ada.

"Kendala kita saat ini yaitu untuk warga yang telah dibebaskan dari rehabilitasi masih belum ada penanganannya. Karena jika hanya dilepas saja, dikhawatirkan nanti akan kembali lagi menjadi pengguna. Rencana kedepan akan berdiskusi bersama Gubernur Jambi," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi