JAMBERITA.COM- Universitas Jambi (UNJA) bekerja sama dengan Direktoral Jenderal Kebudayaan mengadakan Seminar Internasional Melayu dalam Jaringan Perdagangan Rempah Dunia dalam Rangka Kenduri Swarnabhumi ‘Malay World In Spice Trades Network 2022’ yang bertempat di Gedung Balairung UNJA Mendalo, Senin (19/09/2022).
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Rektor UNJA, Prof. Drs. H. Sutrisno, M.Sc., Ph.D.; Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kemndikbudristek, Dr. Restu Gunawan; Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Ir. H. Yusrizal, M.Sc., Ph.D.; Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Ir. Teja Kaswari, M.Sc.; Dekan FEB UNJA, Dr. H. Junaidi, S.E., M.Si.; serta tamu undangan dan ratusan mahasiswa yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Pemateri dalam seminar internasional tersebut antara lain Hilmar Farid, Ph.D., selaku Direktur Jenderal Kebudayaan sebagai Keynote Speaker; Prof. Peter Vanderfor Lape (Amerika); Prof. Xu Liping (Cina); Prof. Amarjiva Lochan (India); Dr. Mhd. Nur, M.S. (UNAND); Eko Mulia Utomo (WALHI JAMBI); serta Dr. Pinky Saptandari, M.A (Univ Airlangga). Ada pun moderator seminar internasional tersebut dimoderatori oleh Sadiah Boonstra, Ph.D. dan Dr. G.R. Lono Lastoro Simatupang, M.A (UGM).
Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kemndikbudristek, Dr. Restu Gunawan dalam sambutannya menyampaikan tujuan dan harapannya terkait seminar internasional kali ini.
“Jalur rempah terbentuk dari leluhur kita dahulu sebagai alasan banyak bangsa hadir di negara kita. Jalur rempah inilah yang mengingatkan kita akan memori sebagi negara pensuplai rempah-rempah terbesar dunia. Salah satu jalur rempah ada di Jambi yaitu Candi Muaro Jambi dan Solok Sipin, untuk itulah kami bersama Rektor UNJA bekerja sama mengimplementasikannya dalam seminar internasional kali ini dalam upaya kita berdiskusi untuk bisa menjadikan jalur rempah sebagai warisan budaya dunia. Terima kasih kepada UNJA yang sudah memfasilitasi,” ungkap Dr. Restu.
Rektor UNJA, Prof. Drs. H. Sutrisno, M.Sc., Ph.D., menyampaikan harapannya terhadap seminar internasional ini dapat berkolaborasi dengan program MBKM bersama mahasiswa-mahasiswa UNJA dalam mengeskplorasi Jalur Rempah yang ada di Jambi.
“Ini merupakan seminar internasional yang tidak hanya dilihat dari perspektif historis, namun juga ada kaitannya dengan MBKM, dimana mahasiswa kami sedang menyelenggarakan program MBKM terkait Candi Muaro Jambi dan culture heritage. Kami berharap mahasiswa kami juga bisa ikut terlibat dalam mengeksplorasi Jalur Rempah yang ada di Jambi. Ini merupakan warisan yang harus selalu dijaga. Langkah selanjutnya kita bisa mengadakan kolaborasi dan eksplorasi terkait hal ini dalam kaitannya dengan MBKM,” ujar Rektor.(*)
MTQM Nasional FKIP se-Indonesia Sukses Digelar; FKIP UNJA Raih Juara Umum
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, SAH Gelorakan Masyarakat Adil dan Makmur
Fraksi Gerindra Pertanyakan Anggaran Rp. 2,8 M untuk Perbaikan Jalan Talang Duku
Hasil Mubes IPMR-JAMBI ke-42 Tetapkan Muhammad Zakwan Mubarak Formatur Ketua Terpilih
Pusat Kajian Disabilitas UIN STS Jambi Gelar Pelatihan Softskill Dosen dan Lulusan Perguruan Tinggi

Hilal 1 Ramadhan 1447 H di Jambi Belum Terlihat, Keputusan Tunggu Sidang Isbat Kemenag Pusat



