Pemuda Pancasila Audiensi ke Kapolda Jambi, Sampaikan Keresahan Soal Angkutan Batubara



Jumat, 22 Juli 2022 - 09:36:57 WIB



Foto Bersama Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo.
Foto Bersama Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo.

JAMBERITA.COM - Kapolda Jambi, Irjen Pol A. Rachmad Wibowo menerima audiensi MPW Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Jambi di ruang coffe morning Mapolda, Kamis, (21/7) kemarin. Diskusi berlangsung dengan suasana penuh keakraban dan santai membahas persoalan sosial di Jambi.

Kapolda Jambi, Irjen Pol. A. Rachmad Wibowo melalui Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto mengatakan bahwa apa yang disampaikan Pengurus PP terkait Batubara, bahwa semua kewenangan saat ini telah diambil oleh pusat yang berlaku sejak tanggal 11 Desember 2021.

"Daerah saat ini tidak punya kewenangan apa-apa, sehingga yang bisa kita lakukan hanyalah mencari skala prioritas jangan sampai ada konflik dengan masyarakat," tegasnya.

Dikatakan Mulia, Kapolda Jambi telah berencana untuk membatasi angkutan batubara sehingga produktivitasnya bisa menurun. "Nanti saya akan minta kepada pak Dirlantas untuk coba keluar siang hari memantau langsung dengan dibantu pengawalan," tegas Kapolda.

"Saat ini juga Polda Jambi telah merencanakan untuk mengantisipasi keramaian yang dilewati batu bara namun harus ada pertimbangan dan tata kelola," terangnya.

Ditambahkan Alumni Akpol 1997 ini, Karena itu setiap jalan harus ada petugasnya, sedangkan petugas kita juga terbatas, untuk kedepannya mungkin bisa dibantu oleh petugas dari pemuda Pancasila.

Sementara itu, Ketua MPW Pemuda Pancasila Jambi, Adri menyampaikan apresiasi kepada Polda Jambi beserta jajarannya yang selalu bekerja keras untuk mengatasi permasalahan batubara di Provinsi. Jambi.

"Selain itu pemuda pancasila juga menyampaikan keresahannya tentang angkutan batubara dan berharap Kapolda Jambi dapat bersama-sama mencari solusi agar permasalahan tersebut cepat terselesaikan dengan baik, karena walaupun sudah beraudensi dengan pemerintah provinsi Jambi hingga saat ini belum ada solusinya," harapnya.(afm)





Artikel Rekomendasi