JAMBERITA.COM - Pada triwulan ke IV ini angka capaian pendapatan pajak dan retribusi Kota Jambi sudah diatas 83 persen atau sekitar Rp. 370 milliar. Namun, diketahui tetap terjadi defisit sebesar 3 persen.
"Dari pajak daerah dan retribusi daerah kalau ditambah dengan dana transfer dari pusat total pendapatan kita 96,7 persen atau Rp. 1,6 triliun artinya hanya devisit 3 persen saja tidak terlalu besar," kata Wakil Wali Kota Jambi Maulana pada Kamis (30/12/2021).
Maulana mengatakan bahwa setiap OPD sudah melakukan upaya meningkatkan target pendapatan daerah. Namun, akibat pandemi Covid-19 ada beberapa sektor yang mengalami kontraksi seperti hotel dan restoran.
Meski demikian, Mualana tetap optimis pada tahun 2022 Kota Jambi akan mengalami peningkatan pendapatan daerah. Mengingat saat ini angka kasus Covid-19 yang terus melandai.
"Tetapi tetap untuk tahun depan dengan optimisme yang tinggi karena pandemi sudah mulai turun. Kegiatan ekonomi masyarakat Kota Jambi insyallah tahun depan kita lebih optimis untuk mencapai target," ujar Maulana. (sap)
Buka Rakor Teknis Pembangunan Perkebunan, Fadhil Arief Ajak Kelola Kebun Secara Profesional
Hadapi Musim Kemarau, SAH Ingatkan Petani Jaga Ketersediaan Air Tanaman
Lomba Mancing Forkopimda dan OPD di Pelabuhan RoRo Meriahkan HUT ke-81 RI dan ke-61 Tanjab Barat
Napi Teroris Terkait Penyerangan Polres Dharmasraya Bebas, Kini Nyatakan Setia NKRI di Lapas Tebo
Pengabdian, Keberanian dan Kebijaksanaannya, Kapolda Jambi Terima Penghargaan dari Presiden
Gubernur Al Haris Dorong Turnamen Padel Berkelanjutan, Jadi Ruang Prestasi dan Kebersamaan Masyaraka


