JAMBERITA.COM - Selama masa pandemi Covid-19 angka kemiskinan di Kota Jambi meningkatkan menjadi 8,27 persen. Dari total tersebut, setengahnya masuk dalam kategori miskin ekstrem.
Untuk menanggulangi angka kemiskinan di Kota Jambi, Wakil Walikota Jambi Maulana yang juga merupakan Ketua Penanggulangan Kemiskinan Pasca Covid-19 mengatakan akan mendorong UMKM yang ada di Kota Jambi.
"Akan fokus mendorong pergerakan UMKM kita dalam rangka laju pertumbuhan ekonomi dan mengatasi kemiskinan," Jum'at, (26/11/2021).
Selain memberikan pelatihan dan pembinaan, para UMKM juga akan diberikan pinjaman modal.
"Secara bertahap kita latih dulu. Ada akses permodalan lain, perinsipnya mengembangkan semangatnya dulu untuk berjualan," kata dia.
Fokus dalam penanggulangan kemiskinan, dijelaskan Maulana yaitu untuk pemberdayaan ibu-ibu yang juga akan diberikan pendampingan digital dalam pemasaran produknya.
"Pembekalan dan pelatihan kepada ibu-ibu secara berkelompok. Dan akses permodalan akan di permudah. Selanjutnya pemasarannya berbasis digital, sudah membentuk RKPS rumah kreatif pemuda Siginjai yang mendampingi UMKM untuk digital,"bebernya.
"Kalo berhasil maka akan mempunyai daya untuk menanggulangi kemiskinan di Kota Jambi," lanjutnya. (sap)
Ini baru betul, SAH Perjuangkan Standar Upah Minimum Guru Honorer
Antisipasi Gelombang Ketiga, Fasha: Optimalkan Rumah Sakit Dahulu
Kapolda Jambi Hadiri Wisuda Purna Bakti Personel Tahun 2020-2021
Ditpolairud Polda Jambi Tabur Bunga di Sepanjang Aliran Sungai Batanghari
Perkuat Kualitas JDIH, Kanwil Kementerian Hukum Jambi Gelar Sosialisasi Pengelolaan Dokumen dan Info


