Uniknya Motif Stupa Batik Jambi Terinsipirasi dari Candi Solok Sipin di Rumah Batik Serumpun Berlian



Senin, 22 November 2021 - 22:10:08 WIB



Motif Stupa di Batik Jambi
Motif Stupa di Batik Jambi

JAMBERITA.COM-  Salah satu motif terbaru Batik Jambi yang kini menarik perhatian adalah motif stupa.  Motif Stupa sendiri terinsipirasi dari salah satu tinggalan arkeologi di Kelurahan Legok, lalu didesain sedemikian rupa sehingga menjadi motif yang artistik.

Motif ini sendiri diciptakan oleh sejumlah dosen Arkeologi Universitas Jambi yang kini sudah dimasukkan dalam surat pencatatan ciptaan. Adapun pemegang hak cipta adalah Lembaga penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat (LPPM) Unja.

BACA:Candi Solok Sipin, Situs Masa Lalu di Tengah Kota Jambi yang Terabaikan

Motif ini kemudian digambar oleh Pengrajin Batik di Rumah Batik Serumpun Berlian yang berada di Kelurahan Legok, Kota Jambi.

Ketua Kelompok Rumah Batik Serumpun Berlian Tinah mengatakan motif stupa ini dicptakan oleh Dosen Arkeologi Unja yakni Ari Dkk yang terinsipirasi dari stupa dan makara yang ada Candi Solok Sipin. Dimana motif yang sudah ada saat ini seperti stupa yaksa dan Makara yang dikembangkan dalam beberapa motif pengembangan.

“Makara di Candi Solok Sipin termasuk karya seni rupa yang dianggap unik karena selain memiliki ukuran yang besar juga mengandung makna yang dalam. Makara ini penjaga di gapura,” katanya memberikan penjelasan.

Lalu bagaimana tanggapan masyarakat dengan motif terbaru ini? Tinah mengaku cukup antisias. Karena memang motifnya yang unik. Khususnya kalangan tertentu. “Karena cerita dari motif ini benar-benar berasal dari sejarah. Khususnya terkait dengan Candi Solok Sipin,” katanya.

Rumah Batik ini sendiri berdiri setelah mendapatkan bantuan dari PEP Jambi pada April 2018. Saat awal berdiri bernama Rumah Batik Sipin Jajaran dan kemudian berganti nama menjadi Batik Serumpun Berlian.

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Jambi Daumi Rahmatika mengaku kagum dengan motif stupa. Karena itu, Ia membantu untuk mempromosikan batik ini agar lebih dikenal. Baik lewat bazar maupun dengan menggunakannya langsung.

Ia mengaku menyukai beberapa motif yang sudah dikeluarkan sehingga sudah mengoleksinya. Kedepan ia berharap motif stupa makin dikenal masyarakat. (sm)

 

 





Artikel Rekomendasi