Kafilah Siapkan Sertifikat Vaksin, Tuan Rumah MTQ ke-50 Siapkan Obat Gratis



Kamis, 09 September 2021 - 13:08:33 WIB



JAMBERITA.COM - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Hairan bersama tim Satgas Covid-19 Tanjab Barat adakan pertemuan bahas penerapan protokol kesehatan (Prokes) pada pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran yang akan digelar beberapa pekan kedepan, tanggal 30 September hingga 8 Oktober 2021.

Pertemuan antara Wakil Bupati Hairan dengan tim Satgas Covid-19 di Rumah Dinas Wakil Bupati, pada Rabu malam (08/09/21), sebagai tindak lanjut peninjauan kondisi Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada di Desa Lubuk Terentang, Kecamatan Betara yang dimanfaatkan sebagai tempat isolasi pasien covid-19.

Sebagai tuan rumah gelaran MTQ ke-50 Tingkat Provinsi Jambi, Wabup menegaskan ia meminta kesiapan dan penerapan prokes sudah harus dimulai. Terutama pada tempat isolasi terpadu yang saat ditinjau hari ini masih terdapat fasilitas yang belum lengkap.

Wabup juga berharap seluruh pemilik dan penghuni yang berada di rumah pemondokan kafilah nantinya dipastikan sudah dirapid antigen sebelum kafilah datang sesuai kesimpulan rapat.

Lalu terkait pemondokan kafilah agar dicek dan dipastikan daya tampungnya sudah sesuai agar tidak ada kerumunan.

Wabup mengingatkan agar didirikan posko di setiap pemondokan dan teknis di pemondokan dipastikan sesuai prokes yang menjadi tanggung jawab OPD yang telah ditunjuk.

Selain itu, Kafilah wajib membawa surat keterangan negatif covid-19 dan menunjukan sertifikat vaksin. Sesampai di Tanjab Barat akan dites random sebanyak 20 persen dari jumlah kafilah per kabupaten dan Kota.

Lebih lanjut, Wabup sampaikan 4 tempat yang menjadi isolasi terpadu meliputi BLK, Balai adat, Puskesmas 2, Pustu Terjun Jaya mampu menampung sekitar 120 pasien covid-19. Semua fasilitas di tempat isolasi dilengkapi sekat kamar, fasilitas wifi, televisi, AC dan minyak genset.

Bagi masyarakat yang isolasi mandiri khusus wilayah Tungkal Ilir, wabup menegaskan harus dipindahkan untuk isolasi terpusat dan warga kota Kuala Tungkal dipastikan sudah divaksinasi. Selain itu, juga disiapkan baliho terkait 4 tempat isolasi terpadu dan baliho terkait hak dan kewajiban pasien terpapar covid-19.

“BPBD akan ada pengawasan di tempat isolasi, disiapkan posko penjagaan agar hanya tenaga medis yang masuk di kawasan isolasi. Kemudian disiapkan posko untuk penyekatan yang masuk Kota Kuala Tungkal dari luar mulai batas Kuala Tungkal dan pelabuhan-pelabuhan yang ada,” jelas Wabup.

Wabup berharap pelaksanaan MTQ nantinya dapat memaksimalkan IT untuk menghindari kerumunan seperti penyiapan live streaming saat perlombaan. 

Wabup Hairan juga meminta semua pihak terkait dapat meningkatkan koordinasi dan komunikasi dalam mempersiapkan pelaksanaan MTQ, seperti pedoman pelaksanaan kegiatan, simulasi penerapan prokes serta posko penyekatan yang sudah disiapkan sebelum tanggal 21 september.

Kodim akan menyiapkan 3 jenis paket obat gratis yang didistribusikan untuk pasien yang isolasi terpusat dan mandiri. 

Untuk Tungkal Ilir ada sekitar 300 paket. Paket 1 untuk pasien OTG, paket 2 untuk yang swab positif disertai gejala keluhan panas dan kehilangan penciuman, paket 3 untuk yang terpapar covid-19 dengan keluhan panas dan batuk kering. Ketiga paket diupayakan tepat guna dan tepat sasaran.

Wabup juga menekankan adanya sterilisasi di wilayah Tungkal Ilir dengan bantuan kominfo dan kecamatan untuk komunikasi dan penyebaran informasi terkait penyekatan, masyarakat bisa masuk atau keluar dengan syarat sertifikat vaksin dan bebas covid-19.

Wabup juga menghimbau agar segera diterapkan penertiban kegiatan di masyarakat sesuai regulasi PPKM Level 3. (Hengki)



Artikel Rekomendasi