Dewan Sesalkan Setapak Beton di Senyerang Asal Jadi, H Assek: Banyak Laporan ke Saya



Senin, 16 Agustus 2021 - 14:40:46 WIB



JAMBERITA.COM - Proyek pembangunan jalan setapak beton sepanjang 187 Meter dengan lebar 2,5 meter yang berada di Desa Kayu Aro, Kecamatan Senyerang, Tanjab Barat, kecewakan masyarakat. Pasalnya, mutu pekerjaan jauh dari harapan masyarakat 

Soroti kondisi pekerjaan proyek yang dinilai asal jadi tersebut masyarakat setempat melalui kepala dusun (Kadus) mengungkapkan kekecewaan mereka.

"Itu proyek ngawur dari awal saja sudah nampak asal-asalan. Padahal sudah kami ingatkan, tapi tidak diindahkan oleh mereka," ungkap Kadus Tanjung Mawar Sumali kepada wartawan, Senin (16/8/21).

Kadus juga mengatakan, ia pernah meminta dengan pihak kontraktor untuk melakukan perbaikan, namun sampai saat ini belum ada kabar.

Terpisah, anggota DPRD Tanjab Barat, Dapil Pengabuan - Senyerang H Assek mengatakan ia telah menerima banyak laporan terkait proyek tersebut karena pekerjaan buruk.

Menurutnya, proyek yang dikerjakan oleh CV. Putra Persada Prima, dengan konsultan pengawas Setindo Karya Konsultan, berlokasi di RT, 01, 02 dan RT 03 ini dari awal pekerjaannya sudah tidak benar.

"Proyek ini pengerjaannya sudah tidak beres. Kita minta kontraktornya harus bertanggung jawab," kata politisi Gerindra ini.

Ia secara tegas juga meminta dinas terkait untuk menindaklanjuti proyek ini, kata H Assek jangan sampai kontraktor mengunakan dana perawatan, namun harus melakukan dengan pekerjaan ulang.

"Proyek ini tidak bisa lagi dilakukan perbaikan dengan dana perawatan karena dari awal sudah tidak benar," tegasnya.

"Proyek ini selain dikerjakan asal jadi juga tidak sesuai dengan spek. Masyarakat setempat pada awal pembangunan sudah membantah proyek ini, namun tidak digubris oleh kontraktor dan pengawas," kata H Assek, meyesalkan buruknya kualitas perkerjaan.

Perlu diketahui, pembangunan proyek bernilai ratusan juta itu merupakan akses jalan menuju ke dermaga, Dusun Tanjung Mawar, Desa Kayu Aro Kecamatan Senyerang.

Sayangnya hanya dalam hitungan beberapa bulan dibangun kondisinya kini sudah rusak. Pada bagian cor beton mengalami retak dan pecah hingga puluhan meter. (Henky)



Artikel Rekomendasi