JAMBERITA.COM - Gubernur Jambi Al Haris mengakui kondisi Indonesia saat ini sedang dilanda wabah Corona Virus Disease (Covid-19).
Dimana seluruh komponen negara berjibaku untuk menekan atau mengendalikan paparan virus yang telah mengganggu sistem kesehatan, ekonomi, sosial termasuk penyelenggaraan ibadah.
"Penanganan Covid-19 agar tidak meledak atau menyebar kemana-mana dan tidak banyak korban," ungkapnya saat memimpin Apel Peningkatan Disiplin dan Rasa Nasionalisme ASN di Lingkup Pemprov Jambi di Halaman Depan Kantor Gubernur, Senin (12/7/21).
Menurut Al Haris, penanganan Covid-19 membutuhkan perhatian khusus dengan refocusing dana APBD menuntut perhatian serius dan sikap prihatin ASN. "Jika tidak mampu dikendalikan bukan tidak mungkin TPP ditiadakan karena wabah yang berlangsung lama sangat berdampak pada penerimaan daerah maupun penerimaan negara," tuturnya.
Selanjutnya Al Haris menegaskan serapan anggaran juga harus segera dilaksanakan dengan adanya kelonggaran hingga bulan Agustus dan semua proses dapat berjalan sesuai aturan.
"Jangan terlena bahwa ada tambahan waktu agustus sudah kontrak semua karena DAK itu kita bersaing dengan semua daerah di Indonesia sayang kalau tidak digunakan sebaik-baiknya," ujarnya.
Al Haris menegaskan penggunaan dana yang rasional dalam jangka pendek dan segera guna pemulihan ekonomi masyarakat.
"Dana yang hari ini kita butuhkan bergulir berdampak cepat pada masyarakat seperti contoh pada dinas pertanian dapat melakukan program pertanian yang menghasilkan dalam jangka waktu cepat untuk masyarakat," pungkasnya.(afm)
Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan
Mahasiswa UNJA Bedah Potensi Ekowisata Kehutanan ke Siswa SMPN 11 Jambi
Hari Pertama Vaksinasi Anak Usia 12-17 Tahun Di Kota Jambi, Fasha: Minggu Depan Kita Mulai Untuk SD
ASN di Pemprov Jambi Jangan Ada Main Duit Soal Jabatan, Al Haris : Uangnya Haram
Nakes Kewalahan, 62 Mahasiswa AKPER Gapu Jadi Sukarelawan Covid-19 Kota Jambi


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



