JAMBERITA.COM, MERANGIN - Ditemukan Jasad Haris pekerja proyek Duplikat Jembatan lintas Sumatera milik PT Karya Maju Utama (KMU), Rabu kemarin menimbulkan sejuta pertanyaan.
Pasalnya kematian Haris itu saat pekerjaan pemasangan besi jembatan sungai Merangin diduga kuat tidak mengunakan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan saat diwancarai sejumlah wartawan mengatakan, saat ini kasus kematian Haris sedang ditangani Satreskrim polres Merangin.
"Saat ini kasus korban kecalakaan jembatan Sungai Merangin sedang diselidikinya satreskrim polres Merangin, apa penyebab kematian korban, " ungkap Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan Kamis (24/6).
Sedangkan untuk penetapan tersangka, Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan masih menunggu hasil dari pemeriksaan baru akan menyampaikan.
"Kita masih melakukan penyidikan dulu apa kita bisa lihat, baru perkembangan kita sampaikan. (oli)
Gubernur Al Haris Fasilitasi Kepulangan 3 Warga Jambi Korban Scam Kamboja, 1 Orang Malah Menghilang
Tegas! Kanwil Kemenkum Jambi Ke Majelis Pengawas : Periksa Jika Ada Dugaan Pelanggaran Notaris
SAH Serukan Gerakan Sadaqah Tani Jadi Solusi Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan di Jambi
Sekda Provinsi Jambi : Program TMMD 111 Kodim 0420 Sarko Buka Keterisoliran Daerah
Motivasi ke Satgas Untuk Capai Hasil Maksimal, Dansatgas: Semoga Jadi Amal Bagi Kita Semua


Komisaris Utama PT PAL Bengawan Kamto Kembali Ditahan di Rutan Jambi


