JAMBERITA.COM - Sinergitas TNI/Polri di Jambi langsung bergerak terkait dengan intruksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri Jendral Listyo Sigit Probowo dalam pencegahan dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhtula) di Tahun 2021.
Menanggapi itu, orang nomor satu di Polda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo mengapresiasi tim gabungan yang melakukan patroli, bahkan ada dari mereka TNI/Polri terlihat berada di atas lahan gambut masih menyempatkan diri untuk beribadah yakni melakukan Shalat.

"Iya, mereka hebat, dedikasinya luar biasa," tegas Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo kepada jambrita.com dalam menanggapi aksi Tim di sela-sela kebersamaan mereka, ketika berada di lokasi dalam melakukan Patroli Sekat Kanal, Selasa (23/2/2021).
Menurut Irjen Pol A Rachmad Wibowo, patroli kanal sekaligus peninjauan lokasi sekat kanal yang akan di revitalisasi itu, tim gabungan terdiri dari TNI/Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pihak Polres Muaro Jambi.
"Kanal di lahan gambut menuju ke hulu memiliki elevasi tanah yang berbeda, sehingga untuk mencapai hulu, petugas mesti mengangkat kapal ke kanal yang lebih tinggi, demikian pula sebaliknya saat akan kembali ke hilir," terangnya.
Lahan gambut bilamana terbakar akan sulit dipadamkan, pencegahan lebih awal dengan merevitalisasi sekat kanal diharapkan akan membasahi lahan gambut dan menjaga tinggi muka airnya sehingga selalu basah.
"Penyebab kebakaran terbesar adalah ulah manusia yang sengaja membakar untuk membuka lahan atau lalai karena memasak saat memancing, mencari madu hutan, atau bahkan okeh pembalak kayu," bebernya.
Patroli itu juga, tim gabungan kata Kapolda, menemukan gubuk yang diduga digunakan pembalak kayu, yang melarikan diri ketika melihat petugas datang dari jauh."Lahan gambut cukup berat untuk dicapai, karena di kanal banyak terdapat potongan-potongan kayu, dan kaki akan terbenam bila menginjak lahan gambut," jelasnya.
Sebelumnya, setelah mendengarkan arahan secara daring Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Karhutla di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (22/2/2021) kemarin.
Irjen Pol A. Rachmad Wibowo dalam keterangan juga menyampaikan apa saja yang telah dilakukan TNI- Polri dalam mengantisipasi terjadinya Karhutla, salah satunya telah melakukan patroli di daerah konsensi lahan gambut yakni di daerah Medak dalam rangka pencegahan Karhutla bersama Korem 042/Gapu.
"Kami beberapa waktu yang lalu telah melakukan patroli di daerah Medak, dimana kita ketahui bahwa daerah ini adalah daerah konsensi hutan gambut. Pemiliknya sudah tidak mampu untuk mengelola, kami sudah bertemu dengan pemiliknya dan kami besok akan melakukan optimalisasi berupa revitalisasi sekat kanal bersama- sama dengan pengelola hutan," ungkapnya.
Kapolda menambahkan, dirinya juga bersama Danrem 042/Gapu akan mengerahkan anggota untuk merevitalisasi kanal menjaga tinggi muka air tanah, supaya area berpotensi terbakar tetap basah, kami juga telah melakukan optimalisasi potensi masyarakat, baik tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat melalui Babinsa, Bhabinkamtibmas, jika ditemukan asap segera bisa kita tanggulanagi,” jelasnya.
Kapolda Jambi juga menyatakan, selama bulan Februari 2021 ini setidaknya ada empat asap, dua di Tanjab Barat dan satu sudah ditangkap dan ditahan."Luas yang terbakar lahannya 1,2 Ha, dan satu di Tanjab Timur, satu lagi di Muaro Jambi yang lokasinya cukup jauh, ada di lokasi pertengahan lahan gambut," ujarnya.
Kapolda Jambi mengakui medan di lapangan untuk memadamkan hutan cukup berat dan harus menggunakan kapal yang berlayar di sekat kanal, dan di situ ada perbedaan elevasi tanah sehingga membuat kapal saat di satu titik tidak bisa naik, kapal itu harus diangkat untuk pindah ke elevasi tanah yang lebih tinggi. Dan apa resikonya.? Yaitu masih adanya pelaku illegal logging yang berasal dari Selatan.
"Mereka para pelaku pembakaran memasak dengan kompor, untuk konsumsi mereka selama pembalakkan kayu, membakar kayu untuk mengusir nyamuk, dan ketika petugas tiba di sana masih ditemukan asap. Dan kita akan melakukan patroli bilamana ada asap, kita akan menurunkan anggota untuk memadamkan. Sesuai dengan arahan Bapak Presiden. Jika sudah besar walaupun menggunakan teknologi rekayasa cuaca dan water bombing akan sulit untuk dipadamkan,” jelasnya.
Pihaknya juga Selasa (23/2/2021), telah melakukan aksi peninjauan lokasi perbaikan kanal dan patroli skala besar untuk cegah Karhutla di Hutan Produksi Terbatas yang masuk dalam konsesi PT. Pesona dan PT. PDIW, Kabupaten Muaro Jambi.
Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto mengatakan kegiatan ini dilakukan personel gabungan mulai dari Satbrimob, Ditsamapta, Ditreskrimsus, Polres Muaro Jambi, TNI, BPBD Kabupaten Muaro Jambi dan Polisi Kehutanan Jambi.
"Selain melakukan peninjauan lokasi perbaikan kanal, dilakukan juga pemasangan himbauan pencegahan Karhutla," tegasnya.
Selain itu, bahaya nya Karhutla tentu sangat berdampak kesehatan akibat kabut asap yang tebal yang akan menutupi jarak pandang, debu dengan ukuran partikel kecil dan gas yang berdampak terhadap kesehatan manusia seperti ISPA, Pneumonia, Asma, iritasi mata dan kulit serta terjadinya pencemaran udara.
"Bahaya dari aspek ekologi, yaitu rusaknya ekosistem dan menyebabkan musnahnya flora dan fauna yang tumbuh dan hidup di hutan, karhutla juga mengakibatkan hutan menjadi gundul, sehingga tidak mampu lagi menampung cadangan air disaat musim hujan sehingga menyebabkan tanah longsor ataupun banjir, kemudian alih fungsi hutan membutuhkan waktu yamg lama untuk kembali menjadi hutan," ujarnya.
Bahaya Karhula dari kebakaran aspek ekonomi, yaitu terganggunya aktifitas sehari-hari, menurunnya produktifitas dan penghasilan, hilangnya mata pencarian masyarakat disekitar hutan dan menurunnya devisa negara, kemudian berkurangnya umur tanah sekaligua terganggunya transportasi darat dan udara.(*/afm)
Ekonomi Jambi Tumbuh 4,33 Persen Triwulan I 2026, Angka Pengangguran dan Ketimpangan Gender Menurun
Bupati Anwar Sadat Sambut dan Apresiasi Kunjungan Menkes RI ke RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal
Dorong Daya Saing Daerah, Abun Yani Sampaikan Ranperda Inisiatif Fasilitasi HKI Jambi
Update Data Covid-19 Provinsi Jambi Bertambah 26 Orang, Berikut Datanya


Kejati Jambi dan Angkasa Pura II Teken PKS, Perkuat Kepatuhan dan Pendampingan Hukum


