JAMBERITA.COM - Tren tanaman bunga kini mulai kembali digandrungi oleh kaum hawa. Beragam jenis bunga dan berbagai bentuk dan warna itu, kini bahkan menjadi sumber penghasilan baru menghasilkan pundi pundi rupiah di tengah desakan kebutuhan ekonomi saat pandemi merebak menerpa semua sektor.
Darma Tasiah warga Desa Semau RT 02 Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yang ikut merasakan dampak tekanan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 menghantam seantero negeri dan semua sektor. Tak terkecuali usaha apapun mengalami dampak yang cukup memprihatinkan.
Ditengah lesunya geliat perekonomian warga Desa Semau ini berusaha memutar otak memikirkan apalagi usaha rumahan yang cocok sebagai penopang ekonomi.
Lalu akhirnya muncullah gagasan berbisnis tanaman bunga. Darmatasiah, menuturkan bahwa ia memang sudah sejak lama hobi dengan tanaman hias. Melihat potensi pasar tanaman hias sedang Booming saat ini. Dia jeli melihat peluang yang ada di tengah keterbatasan ruang gerak hanya usaha rumahan yang punya peluang lebih besar dikembangkan.
Pasalnya, ada semacam ketakutan tersendiri bagi masyarakat umumnya terutama kaum hawa. Sehingga ia berusaha mencari kesibukan bercocok tanam untuk tetap di rumah saja ditengah pandemi covid 19, namun tetap bisa berpenghasilan.
Bahkan diakui Darma berbagai jenis tanaman hias yang ia jual meski ia tinggal di desa, namun tidak menyurutkan dirinya untuk tetap eksis menghasilkan pundi pundi rupiah.
Untuk harga tanaman hias cladium dan aglonema dijual mulai dari harga Rp 30 ribu hingga Rp 500 ribu.
"Ini tergantung bentuk jenis dan tanaman hiasnya," tutur Darma Tasih, Warga Desa Semau ini, sembari memperlihatkan satu persatu bunga miliknya tersebut, Rabu (30/12/20).
Untuk mengemat biaya produksi, kata Darma ia memanfaatkan pupuk kompos yang ia kelola sendiri agar tanaman hias terawat dengan baik.
"Ya, intinya harus pandai-pandai gitu mengelola keuangan. Bagaimana mendapatkannya dan menghemat pengeluaran sebaik mungkin. Inikan sesuai dengan tuntutan keadaan saat ini," pungkasnya, sembari senyum mengembang di kedua bibirnya. (Henky)
Malam Tahun Baru Titian Orang Kayo Digembok, Pedagang Legowo
Pilkades di Merangin Lancar, H Mashuri: Warga Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan
Jelang Tutup Tahun, Positif COVID-19 di Tanjabbar Tunjukan Tren Positif


Komisaris Utama PT PAL Bengawan Kamto Kembali Ditahan di Rutan Jambi


