JAMBERITA.COM - Lantai Oprit Jembatan Sugeng patah. Jembatan penghubung antar desa dan Kecamatan di wilayah kecamatan Bram itam, kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi yang belum lama ini dibangun melalui APBD Provinsi pada tahun 2019 lalu, membuat semua pihak angkat bicara.
Anggota Komisi lll DPRD Provinsi Jambi, Faizal Riza menyesalkan pekerjaan oprit jembatan tersebut, yang dari awal memang mengecewakan, karena dikerjakan tidak sesuai ketentuan.
"Karena memang diperlukan pemadatan tanah dengan volume yang sesuai," tegas politisi gerindra ini, kepada awak media, Senin (7/12/20).
Sebelum memakan korban, pihaknya, kata Faizal, meminta dinas PUPR Provinsi Jambi memerintahkan rekanan untuk secepatnya melakukan perbaikan,sebelum memakan korban.
"Kita kuwatir jika lambat diperbaiki akan menimbulkan korban, untuk itu kita minta dinas PUPR Provinsi cepat respon dan tanggap," sebutnya.
Hal senada juga dikatakan, Harmain, Anggota Komisi III dari Partai Demokrat ini dengan tegas meminta pihak Dinas PUPR Provinsi Jambi agar secepatnya melakukan perbaikan terhadap oprit jembatan yang patah.
"Ya Kita minta kepada dinas PUPR Provinsi Jambi agar segera memperbaiki oprit jembatan yang patah tersebut," ujarnya.
Dalam waktu dekat ini pihaknya, kata Harmain, akan memanggil Dinas PUPR Provinsi Jambi terkait permasalahan oprit jembatan yang patah ini.
"Itu memang jalan provinsi dan jembatan tersebut baru selesai dibangun akhir tahun lalu," tandasnya. (Henky)
Lomba Mancing Forkopimda dan OPD di Pelabuhan RoRo Meriahkan HUT ke-81 RI dan ke-61 Tanjab Barat
Keluarga Besar UBR Jambi Berduka Atas Wafatnya Aidil Hafiz, Dosen Sekaligus Ketua DPD PERSAGI Jambi
Dukung Pola Hidup Sehat, UBR Jambi Kirim Delegasi Fisioterapi di Presisi Merdeka Run 2026
293 Personil Polres Muaro Jambi yang Bertugas di TPS Jalani Rapid Test, Kapolres: Sukseskan Pilkada
Masuki Masa Tenang, Kapolres Ingatkan Soal Money Politik dan Patuh Prokes
HIMSAK Peringati Milad ke 4, Rangga: Semoga Bisa Menjawab Persoalan Mahasiswa
Kapolda Jambi Pastikan Penanganan Karhutla di Sungai Gelam Terus Dilakukan


