JAMBERITA.COM, MERANGIN - Lima hari dilanda Banjir, warga Desa Rantau Limau Manis dan Rantau Palembang Kecamatan Tabir Ilir baru mendapat bantuan makanan dari Polres Merangin DAN Kodim 0420/Sarko.
Bantuan itu langsung diserah Dandim 0420/Sarko Letkol INF Tomi Radya Diansyah dan Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan ke warga terkena banjir.
Pantau di lapangan tampak warga gembira adanya bantuan diserahkan TNI-POLRI kepada mereka.
Seperti diungkap Kades Rantau Limau Manis Bunyami. Ia mengatakan warga sangat gembira adanya bantuan dari TNI polisi ke tempat mereka.
"Terima adanya bantuan dari Dandim dan Kapolres yang peduli dengan warga kami yang terkena banjir. Banjir ini sudah berjalan lima Haris di Desa kami, " ungkap Jumat (27/11).
Selanjutnya, Kades juga minta kepada Kapolres Dandim juga melihat kondisi Dusun Rantau Palembang yang terisolir tidak bisa dimasuki akses jalan.
Sedangkan Dusun Rantau Palembang tidak bisa lalui, karena untuk melintasi harus menggunakan perahu ketek kelokasi sekitar satu jam perjalanan melewati sungai Tabir.
"Jalan akses Rantau pelembang tidak bisa dilalui, karena airnya setinggi dada orang dewasa dan setinggi tiga meter, perjalanannya pun cukup jauh. Maka harus mengunakan perahu ketek, " kata kades.
Sementara warga setempat Yati mengatakan, untuk kondisi kebutuhan air mandi terpaksa mengunakan air yang depan rumah mereka.
"Mandi untuk sekarang air depan rumah ini saja, sumur tidak bisa digunakan lagi, minum pun air sisa lama yang kita masak," bebernya.
Terpisah Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan,S.I.K mengatakan kedatangan bersama Dandim untuk memberikan bantuan sembako untuk warga Desa Rantau Limau Manis.
"Kedatangan saya bersama Dandim memberikan bantuan sembako kepada warga kita yang terkena banjir sudah lima hari ini, " tuturnya.
Pantuan awak media di Desa Rantau Limau Manis, tampak lima hari dilanda banjir tidur di atas tempat peralatan barang mereka.
Karena rumah mereka sedang dilanda banjir, sebagian warga pun meninggalkan rumah mereka dan mengungsikan kerumah keluarga yang berada di dataran lebih tinggi. (oli)
Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan
Mahasiswa UNJA Bedah Potensi Ekowisata Kehutanan ke Siswa SMPN 11 Jambi
Wakili KPU Tebo, Sri Asteti Terima Penghargaan JDIH Terbaik Oleh KPU RI
Pertamina Putus Kontrak Sebelas Pangkalan LPG di Kabupaten Merangin


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



