KPK Inisiasi Pencegahan Korupsi Kolusi dan Nepotisme di Bank Jambi



Kamis, 26 November 2020 - 10:08:24 WIB



JAMBERITA.COM - Wakil Ketua KPK Alexander Marwarta ternyata juga mengikuti acara serimonial Bank Jambi dengan agenda peluncuran Gerakan Clear and Clean (C&C) Trust membangun kepercayaan dan integritas, Rabu (25/11/2020) kemarin.

Alexander Marwata mengatakan, kerjasama KPK dan Bank Jambi dalam gerakan C&C sebagai upaya pencegahan korupsi melalui prudential banking (perbankan yang hati-hati). “Harapan kita, gerakan ini mampu menekan dan mengupayakan pencegahan tindakan KKN," katanya.

Peluncuran itu dihadiri, Bupati Wali kota se Provinsi Jambi, Dirut Bank Jambi, OJK, Kepala BI Perwakilan Jambi, Kepala BPKB, Kepala Pajak KPP Pratama, Kanwil Perbendaharaan Negara, Kepala BPK, Ketua DPRD, Kejati, Danrem 042/Garuda Putih, Kapolda, Kepala Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Agama, dan Sekda.

"Saya juga berharap BPD Jambi menjadi wadah penggerak ekonomi masyarakat Provinsi Jambi agar lebih baik,” terangnya.

Pjs Gubernur Jambi Ir.Restuardy (Ardy) Daud menyatakan bahwa Gerakan C&C merupakan upaya mewujudkan semangat integritas perbankan, dan dirinya tentu sangat mendukung upaya Bank Jambi bersama KPK RI dalam mencegah korupsi.

"Gerakan C&C ini dimaksudkan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Bank Jambi sebagai bank terpercaya, kredibel, dan bebas dari korupsi," katanya.

Pada acara ini juga dilaksanakan penandatangan Komitmen Integritas PT Pembangunan Daerah Jambi yang terdiri dari para pemegang saham, komisaris dan direksi, perwakilan vendor, asuransi dan notaris, pemimpin divisi, pemimpin cabang, dan Seluruh karyawan/ti berjumlah kurang lebih 1.000 orang.

"Terima kasih kepada jajaran KPK yang telah menginisiasi kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan integritas bersama bank pembagunan daerah seluruh Indonesia," ungkapnya.

Ardy juga mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia Perwakilan Jambi dan OJK atas dukungan yang diberikan selama ini untuk Bank Jambi. “Sebagai BUMD yang bergerak di bidang perbankan, PT Bank Pembagunan Daerah Jambi atau Bank Jambi perlu terus membangun kepercayaan publik dengan terus melakukan langkah-langkah atau tindakan nyata, agar dapat bertahan di tengah-tengah situasi persaingan perbankan dan kondisi y saat ini yaitu Covid-19,” tuturnya.

Menurutnya, gerakan C&C yang diluncurkan memiliki nilai strategis. Sebab menjadi wujud komitmen Bank Jambi untuk selalu clear and clean dalam melakukan setiap langkah atau aktivitas. Ini merupakan bagian dari sisi pencegahan atau dalam konteks pelaksanaan manajemen risiko. Kata clear mengandung arti jelas yaitu sesuai aturan.

"Bank Jambi harus dapat menjaga keberlangsungan perusahaan dengan berpedoman pada pertama pedoman tata kelola atau yang biasa disebut good corporate governance yang mana penerapan tata kelola perusahaan ini menjadi faktor pendukung untuk mengelola perusahan yang transparan, akuntabel, bertanggung jawab dan memiliki fairness,” jelasnya.

Ardy juga mengatakan bahwa ini diperlukan dalam situasi belum pulihnya perekonomian dunia saat ini agar Bank Jambi dapat bersaing menjadi bank yang mampu menjadi motor penggerak perekonomian di tingkat regional. “Yang kedua berkaitan denga pedoman gratifikasi, hal ini penting karena gratifikasi dapat mengarah pada pidana sehingga perlu upaya pencegahan atau preventif. Ketiga, pedoman pengadaan barang dan jasa sesuai peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Ardy menjelaskan kata clean artinya bersih dari penyimpangan." Artinya Bank Jambi harus terus membangun komitmen untuk menjalankan perusahaan secara profesional dengan menghindari benturan kepentingan, menjunjung tinggi kepercayaan dan integritas dengan berpedoman pada tata kelola yang benar, bebas korupsi, kolusi dan nepotisme," tegasnya.

Dirut Bank Jambi Yunsak El Halcon juga menambahkan C&C ini merupakan kerjasama dengan KPK sebagai gerakan membangun integritas dan kepercayaan publik untuk Bank Jambi yang lebih maju, serta upaya pencegahan tindakan korupsi, gratifikasi dan tindakan buruk lainnya. “Clear ini maksudnya tidak memberi uang atau menerima uang dan jelas sesuai aturan. Sedangkan Clean maksudnya bersih dari penyimpangan,” sebutnya.

Yunsak menambahkan, dalam Gerakan Program C&C menekankan pada Integritas dan Kepercayaan (Trust Me). “Integritas yang baik akan membangun kinerja yang baik. Kepercayaan dari masyarakat membuat Bank Jambi lebih maju. Sedangkan Clean, bersih dari penyimpangan seperti tindakan korupsi, gratifikasi, LKHPN, TPPU, WBS, Code of Conduct," tambahnya.

"Dalam menjalankan proses bisnis harus Clear, jelas sesuai aturan. Seperti berlandaskan pada Undang-undang Perbankan, POJK, PBI, SK Direksi, Surat Edaran, Instruksi serta SOP,” bebernya.(afm)

 




Artikel Rekomendasi