JAMBERITA.COM- Totalitas perjuangan Anggota Komisi IX DPR yang membidangi Kesehatan Sutan Adil Hendra (SAH) dalam memperjuangkan program makanan tambahan pantas di apresiasi, bahkan SAH di setiap kesempatan meminta program yang dilakukan Kementerian Kesehatan tersebut perlu diperluas, dengan tidak hanya menyasar bayi dan ibu hamil, tetapi mampu menyentuh warga miskin dan kelompok rentan dalam hal ini penderita gizi buruk baik di masyarakat maupun dikalangan pelajar.
"Selama ini program makanan tambahan hanya menyasar bayi dan ibu hamil, maka ke depan kita ingin program ini bisa menyasar kelompok masyarakat miskin lain ataupun penderita gizi buruk," ungkapnya (6/10) kemarin.
Menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra ini, program pemberian makanan tambahan bisa diperluas kepada siswa untuk mendukung menciptakan insan Indonesia yang sehat, cerdas, kreatif, dan inovatif.
Sehingga menurut SAH yang sukses dengan program beasiswa ini, program dapat mencukupi asupan gizi dalam proses pertumbuhan anak sekolah. Program dapat dilaksanakan dengan target sekolah untuk siswa sekitar anak jenjang sekolah dasar (SD/MI).
"Kami berharap pelajar di Indonesia bisa lebih optimal dalam belajar dengan asupan gizi dan nutrisi yang cukup di sekolah, termasuk menyehatkan masyarakat yang lagi susah ekonomi karena Pandemi, kita bantu mereka dengan makanan tambahan," ungkapnya.
Sehingga program ini diharapkan dapat menciptakan insan Indonesia sehat, cerdas, kreatif, dan inovatif, dengan fokus bagi murid dari masyarakat miskin yang dibantu makanan tambahan, tandasnya.(*/sm)
Kader Gerindra Wajib Jaga Marwah dan Kehormatan Pemerintahan Prabowo
SAH Sebut Tingkat Kepuasan terhadap Prabowo Cerminan Keberhasilan Pemerintahan
Prabowo Prioritaskan Pertanian, SAH Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Raksasa Pangan Dunia
Maskur Anang Desak PT.WKS Jambi "Angkat Kaki" dari Lahannya Sebelum Dieksekusi
Hati-hati, Ribuan Percakapan Soal Pilkada di Medsos Terjaring di Siber Polda Jambi
Perkuat Sinergi Danrem 042/Gapu Silaturahmi ke Bupati Muaro Jambi


