Hadapi Situasi Pendemi, SAH Dorong Transformasi Balai Latihan Kerja



Rabu, 23 September 2020 - 08:31:46 WIB



Sutan Adil Hendra
Sutan Adil Hendra

JAMBERITA.COM- Pandemi COVID-19 mengharuskan Balai Latihan Kerja (BLK) melakukan transformasi (perubahan) untuk tanggap COVID-19. Pernyataan ini disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI secara virtual (21/9/2020) kemarin.

"Kita di DPR menilai mitigasi COVID-19 mengharuskan BLK melakukan transformasi dalam setiap kegiatannya, ini penting karena menyangkut eksistensi dari BLK sendiri dalam menyiapkan angkatan kerja terampil," ungkap Anggota Fraksi Partai Gerindra tersebut. 

BLK Tanggap COVID-19 sendiri merupakan pelatihan berbasis kompetensi dan produktivitas serta difungsikan untuk dapur umum dan sentra produksi alat pencegahan penyebaran virus covid, dan juga peserta diberikan insentif setelah pelatihan.

"Sebetulnya program BLK ini tidak ada insentif setelah pelatihan. Tapi karena kondisi covid kami mendukung  anggaran refocussing disisihkan untuk pemberian insentif kepada peserta pelatihan," ungkapnya.

Dalam hal ini pria yang dikenal sebagai Bapak Beasiswa Jambi ini, program Pengembangan Perluasan Kesempatan Kerja terdiri dari padat kaya infrastruktur, padat karya produktif, padat karya mandiri dan lainnya.

"Program wirausaha baru yang produktif dan berkelanjutan dapat membantu akselerasi penyerapan tenaga kerja. Selanjutnya, Posko K3 Korona merupakan layanan informasi, konsultasi dan pengaduan bagi pekerja terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di perusahaan," jelasnya. 

Sementara untuk strategi dan inovasi Kemenaker yakni Transformasi BLK, SAH meminta Kemenaker mengembangkan sistem pelatihan dengan mekanisme blended training, pemukhtakhiran analisis dinamika permintaan dan penawaran sektor ketenagakerjaan, padat karya dan pertanian.(*/sm)

 





Artikel Rekomendasi