BREAKING NEWS : Kantor Gubernur Jambi, Bakeuda hingga PUPR Provinsi Ditutup Selama 3 Hari



Senin, 21 September 2020 - 16:55:19 WIB



JAMBERITA.COM- Pasca beberapa orang ASN dilingkungan Pemprov Jambi yang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 akhirnya aktifitas kinerja dibeberapa OPD termasuk di Setda Kantor Gubernur ditutup selama tiga hari.

Kepala Biro (Karo) Humas dan Protokoler Setda Provinsi Jambi Johansyah mengatakan, OPD yang diliburkan selama tiga hari bersebut merupakan ditempat kerja ASN/PTT yang terkonfirmasi Covid-19 yang kini masih dalam perawatan medis.

"Yang masih proses perawatan ASN/PTTnya di liburkan 3 hari, berarti di Setda Provinsi Jambi, PUPR dan Bakeuda," ujarnya, Senin (21/9/2020).

Menurut Johan, itu merupakan hasil rapat terkait dengan meningkatnya penyebaran Covid-19 sampai dengan beberapa ASN yang sudah terkonfirmasi Covid-19.

"Penutupan kantor dan penghentian pelayanan diberlakukan mulai hari Selasa tanggal 22 September 2020 s.d hari Kamis tanggal 24 September 2020," ujarnya.

Selama penutupan kantor dan penghentian pelayanan, ASN tetap melaksanakan tugas melalui sistem pelaksanaan tugas kedinasan di rumah dengan ketentuan wajib mengirimkan kondisi pekerjaan dan posisi bertugas melalui media elektronik yang disepakati bersama atasan langsung.

"Mekanisme pelaksanaan tugas diatur oleh atasan langsung sesuai kondisi dan kebutuhan," sebutnya.

Untuk Kepala Perangkat Daerah atau Kepala Dinas terkait agar menunjuk beberapa orang ASN untuk tetap melaksanakan tugas/melakukan piket di kantor selama jam kerja pada 3 hari tersebut dan segera dilakukan penyemprotan disinfektan.

"Laksanakan protokol kesehatan yang ketat, larang ASN yang terindikasi gejala COVID-19/mengalami penurunan kondisi kesehatan untuk masuk bekerja, dan sarankan ASN tersebut untuk tidak melakukan banyak kontak dengan orang lain," jelasnya.

Pada hari berikutnya, ketika kembali melaksanakan tugas kedinasan sebagaimana biasa dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat dan sistem kerja Pegawai ASN sebagaimana telah diatur oleh ketentuan melalui Surat Gubernur Jambi.

"Demikian untuk menjadi perhatian dan dapat dilaksanakan agar menutup kantor dan menghentikan pelayanan selama 3 hari serta melakukan penyemprotan desinfektan di lokasi kantor," pungkasnya.(afm)









loading...