JAMBERITA.COM, MERANGIN- Belum genap sebulan sejak ditugaskan menjadi Kapolres Merangin, AKBP Irwan Andi Purnamawan SIK disibukkan dengan berbagai kegiatan dan pekerjaan yang sangat padat.
Untuk melakukan pendekatan pada masyarakat berbagai upaya dilakukan AKBP Irwan Andi, bersilaturahmi dengan tokoh agama, mendatangi kediaman warga suku anak dalam (SAD) hingga menjadi pembina Pengurus Besar Esport Indonesia PBESI Merangin.
Tidak hanya menjadi pembina PBESI di Merangin, ternyata AKBP Irwan Andi Purnamawan juga pengurus PBESI Provinsi Jambi. pada acara turnamen Game BUBG Mobile, Player, diujung jalur tiga Bangko yang diselenggarakan PBESI, Kapolres Merangin terjun lansung dengan kaum Milenial untuk diskusi.
"Jadi Game Esport ini merupakan Olahraga eloktronik yang sudah dijadikan salah satu Cabang Olahraga, maka dari itu kita meberikan dukungan dan pembinaan pada anak anak muda yang berbakat namun dalam konteks yang positif," ujar Pembina PBESI Merangin.
Irwan Andi menjelaskan, meskipun Game sering dianggap hal yang Negatif, namun pada kenyataannya banyak maamfaat yang bisa dihasilkan saat bermain Game.
"menambah pengetahuan misalnya, dan bisa menghasilkan uang jika dilakukan dengan benar, namun jangan sampai berlebihan yang bisa mengganggu Produktivitas kita," jelas Kapolres Merangin.
selain itu Kapolres juga memberikan himbauan tentang protokol kesehatan, karena saat ini masih dalam suasana Covid-19. seperti makai masker dan jaga jarak dan cuci tangan. (Oli)
Kawal Produk Hukum Daerah Berkualitas, Kanwil Kemenkum Jambi Harmonisasi Ranperda Merangin
Penanganan Kasus 58 Kg Sabu di Polda Jambi : Satu Pelaku Melarikan Diri, Kini Ditetapkan DPO
Sanksi Sosial RJ: Kejari Merangin Pantau Anak Rehabilitasi Narkotika Bersihkan Masjid
Diisukan Bermasalah, Ketua DPRD Merangin Jelaskan Keabsahan Ijazahnya
BREAKING NEWS: Kurang 12 Jam, Polisi Bekuk 5 Pelaku Perampokan Bersenpi di Sungai Gebar
Rampok Bersenpi Satroni Rumah Warga Sungai Gebar, Polisi Buru Para Pelaku


Inspektorat Jambi Akui 'Kecolongan' Soal Tunjangan Transportasi DPRD, Sebut Ada Dualisme Aturan


