JAMBERITA.COM - Kabar 8 siswa SDN 47 Kota Jambi yang dirumahkan karena orang tua siswa tersebut reaktif dan juga satu suami dari guru SDN 47 yang dikabarkan positif Covid-19, Walikota Jambi Syarif Fasha tetap akan melanjutkan relaksasi pendidikan.
Hingga saat ini dirinya menunggu laporan lebih lanjut dari dinas terkait. "Saya belum mendapatkan laporan lebih lanjut dari Dinas terkait," ujarnya. (Rabu, 22/7/2020).
Yang jelas, Kata Fasha, seluruh siswa dan guru yang memiliki kontak sudah diliburkan semua. "Yang ada kontak ke dengan yang bersangkutan sudah sudah kita liburkan semua," kata Fasha.
Terkait dengan kebijakan selanjutnya untuk tetap melaksanakan belajar tatap muka Fasha mengatakan bahwa akan tetap dilaksanakan belajar tatap muka karena ini tahapan nya adalah uji coba dan tanpa paksaan.
"Karena yang paling sulit ini bagaimana memulihkan semangat orang tua untuk kembali menyekolahkan anaknya ke tempat sekolah. Kita coba. Kan ini uji coba," kata Fasha.
"Selama ini baik-baik saja, jangan juga latah-latahan karena pemerintah pusat juga mengeluarkan zona kuning zona hijau itu kan sifatnya digeneralisir semua. Pulau Jawa tidak bisa disamakan dengan pulau Sumatera. Saya rasa terus aja," tambahnya. (sap)
Bantah Klarifikasi DK, WJ Angkat Bicara : Ungkap Dua Kejadian Berbeda, di Waktu yang Sama
DK Muncul ke Publik! Bantah Narasi Penggerebekan : Saya Bertiga
GEGER! Pemprov Tepis Isu DK yang Digerebek Istri, TA Gubernur Jambi, Berikut Daftar Legalnya
Pemkot Jambi Bersama Basnaz Kota Jambi Salurkan 1000 Paket Sembako Pada Masyarakat Terdampak Covid
Dua Pasien Baru Hari Ini dari Kabupaten Batanghari, Ini Riwayat Perjalanannya
Update 22 Juli 2020: Kasus Covid-19 di Jambi Bertambah 2, Jadi 136 Orang


Bantah Klarifikasi DK, WJ Angkat Bicara : Ungkap Dua Kejadian Berbeda, di Waktu yang Sama

