Proses Coklit, PPDP Di Bungo Dapat Data Warga Lewat Sapu Ijuk dan Galah



Minggu, 19 Juli 2020 - 12:30:14 WIB



JAMBERITA.COM - Proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih pada pilkada serentak 2020 sudah dimulai sejak 15 Juli lalu.

 Ribuan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) sudah dikerahkan untuk mendata warga agar 9 Desember bisa menggunakan hak suaranya.

Namun, karena kondisi wabah pandemi Corona saat ini, setidaknya protokol kesehatan harus dijalankan petugas untuk bisa melakukan pendataan pemilih. Meski begitu, tetap saja masih ada masyarakat yang masih takut dan menggunakan metode lain.

Setidaknya inilah yang diposting Komisioner KPU Bungo Kristian Edi Candra. Ada dua tempat yang warganya melakukan cara berbeda untuk memberikan data kepada petugas untuk mengecek.

Desa Rantau Duku Kecamatan Rantau Pandan, petugas menerima data dari warga lewat jendela dan diberikan dengan menggunakan sapu ijuk. Hal serupa juga terjadi di Desa Kuamang Kecamatan Jujuhan Ilir. Petugas menerima data pemilih yang disodorkan lewat galah.

"Bagaimana cara mendapatkannya tidak jadi soal. Terpenting KTP dan KK dapat dilihat guna mengetahui nama penghuni rumah untuk dicoklit," sebut Kristian Edi Candra lewat postingannya, Minggu (19/7/2020). (am)



Artikel Rekomendasi