JAMBERITA.COM- Ketua DPD PDI Perjuangan Edi Purwanto menjawab soal dukungan di Pemilihan gubernur (Pilgub) 2020. Ini terkait dengan prediksi dukungan partai berlambang banteng dengan moncong putih yang kini diperebutkan empat kandidat calon gubernur (cagub).
PDIP sendiri merupakan salah satu partai penentu jumlah pasangan calon yang bertarung di Pilgub Jambi. Arah dukungannya diperebutkan dua kader internal Safrial dan Abdullah Sani yang kini maju sebagai calon wakil. Fachrori sendiri manggandeng Safrial. Al Haris memilih Abdullah Sani. Sementara CE saat ini berpasangan Ratu Munawarah yang disebut-sebut sudah dimerahkan. Lalu ada Fasha yang disebut-sebut berpasangan dengan AJB. Semua calon ini mendaftar di PDIP.
BACA: Soal Koalisi di Pilkada, Edi: PDIP Tidak Ada Pilih-Pilih, Parpol Mana Saja Oke
Jika melihat rekam jejak PDIP di tiga Pilgub Jambi, tahun 2005, PDIP mengusung Usman Ermulan yang menggandeng Irsyal Yunus kader PDIP. Dimana, kader internal PDIP lainnya Nasrun arbain yang maju bersama Hasip Kalimuddin Syam terpaksa ditinggal partai ini.
Di 2010, PDIP mengusung Safrial-Agus setyono negoro yang berkoalisi dengan partai non parlemen. Di 2015, PDIP mengusung-HBA yang berpasangan dengan Ketua DPD PDIP Edi Purwanto. Tiga pilgub PDIP keok.
Lalu bagaimana dengan 2020?
Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi Edi Purwanto mengatakan jika partainya tentu belajar dari pengalaman dan punya kalkulasi sendiri dalam menentukan keputusannya di Pilkada. Dalam hal ini, DPP pasti punya hitung-hitungan sendiri dalam memutuskan siapa yang akan diusung. “Itu kewenangan DPP. Tentu DPP memutuskan demi kebesaran partai,” kata Edi saat ditemui di Gedung DPRD Provinsi Jambi Senin (13/7/2020).
Soal peluang kader internal sendiri, Edi mengatakan tentu kader menjadi prioritas. Namun PDIP juga partai terbuka. Sebagai buktinya, PDIP membuka pendaftaran bagi seluruh calon tanpa membedakan kader atau non kader. “Kader tentu punya poin khusus. Namun kita juga tetap terbuka dengan calon lain. Buktinya kita buka pendaftaran secara terbuka. Kalau tidak terbuka, tentu tidak ada pembukaan pendaftaran. Langsung saja diputuskan,” kata Edi.
Mengenai siapa yang akan diusung, DPP pasti memiliki pertimbangan dengan melihat berbagai factor. “Tentu kalkulasi ini akan mempertimbangka siapa yang paling diyakini bisa memenangkan kontestasi ini,” lanjut Edi yang pernah maju di Pilgub 2015 lalu sebagai cawagub HBA.
Kalau kita melihat rekam jejak, 2005 pihaknya mengusung, Usman-Ermulan-Irsyal Yunus, Pilgub 2010 mengusung Safrial-Agus Setyonegoro dan 2015 lalu, HBA-Edi. “Ada sebagai wakil dan sebagai cagub. Tiga-tiganya kalah. Tentu 2020, pertanyaannya masak mau kalah. Cukup tiga kali kalah. DPP pasti menformulasikan, bagaimana peluangnya,” lanjut Edi.
Sekarang sudah terlihat ada potensi empat pasangan calon. Ada Fachrori-Safrial, Ada CE-Ratu, Ada Fasha-AJB dan ada Alharis-Sani. Secara politik karena semuanya sudah mendaftar, maka tentu mereka memiliki peluang dan kesempatan yang sama. "Tinggal DPP mengkalkulasinya. Peluangnya gimana. Tentu kami ingin merebut kekuasaan dengan cara konstitusional,” jawab Edi.
Untuk peluang kader sendiri, Edi mengatakan PDIP sendiri sudah mengusung Abdullah Sani di dua Pilwako. Beliau yang sebelumnya PNS dimerahkan saat maju Pilwako pertama. Begitu juga Safrial dimerahkan saat maju Pilkada Tanjabbar karena sebelumnya adalah PNS. Beliau sudah diusung lima kali. Tiga kali di PIlkada, satu kali pilgub dan satu kali caleg DPR RI. Calon lainnya sebagian besar merupakan kepala daerah yang juga pernah diusung PDIP. Artinya semuanya memiliki peluang sama. Tinggal DPP pilih siapa dengan mempertimbangkan peta pilgub di daerah tersebut.
“Artinya tidak ada kepentingan Edi disini. Karena secara personal, saya memiliki hubungan baik dengan semua calon. Tapi kami tentu harus memilih. DPP punya kalkulasi dan kami DPD siapapun yang direkom siap memenangkannya,” tambahnya.
Apalagi semua calon yang ada saat ini semuanya sudah pernah bertemu langsung dengan DPP. Baik Fachrori, CE, Alharis dan Fasha.(sm)
Setelah Sambangi Kodim, Danrem Cek Pembangunan Kopdes Merah Putih - Sambangi Pos TNI AL
Danrem 042/Gapu di Kodim 0419/Tanjab : Jangan Buat Pelanggaran, Apalagi Judol!
BREAKING NEWS: Pemprov Jambi Lelang 5 Posisi Jabatan Eselon II, Cek Jadwal dan Syaratnya!
Optimis Raih Satu Perahu di Pilbup Tanjabbar, Anwar Sadat: Insya Allah PAN-PKS
Faktualisasi Dukungan Romi - Robi Selesai, Nurkholis: Sedang Proses Rekapitulasi


Danrem 042/Gapu di Kodim 0419/Tanjab : Jangan Buat Pelanggaran, Apalagi Judol!


