Dampak Corona, HMI Desak Pemprov Jambi Pikirkan Masyarakat dan Relokasi Anggaran



Sabtu, 04 April 2020 - 11:09:21 WIB



Ketua Umum Badan Koordinas (Badko) HMI Jambi Iin Habibi
Ketua Umum Badan Koordinas (Badko) HMI Jambi Iin Habibi

JAMBERITA.COM- Ketua Umum Badan Koordinas (Badko) HMI Jambi Iin Habibi mendesak Pemerin­tah Provinsi (Pemprov) Jambi segera relokasi dan refocusing ang­garan untuk perce­patan penanganan wabah Corona Virus atau Covid-19.

"Sesegera mungkin dalam waktu dekat, mengingat kondisi di Jambi sudah melewati 14 hari penanganan," ujarnya, Minggu (4/3/2020).

Menurut Iin, itu merupakan langkah mutlak diperlukan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, tak hanya untuk penanggulangan dari sisi tetapi juga untuk menstabilkan eko­nomi masyarakat yang terdampak Covid-19.

”Relokasi dan refocusing anggaran ini untuk melaku­kan program Jaring Pengaman Sosial kepada masyarakat yang terdampak, khususnya seperti masyarakat menengah kebawah yang ha­rus melakukan isolasi diri di rumah tanpa bisa beraktivi­tas dan mencari nafkah, se­perti Orang Dalam Peman­tauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hingga Pasien Positif Covid-19,” terangnya.

Sudah saatnya Pemprov Jambi Hadir memikirkan masyarakat yang terdampak wabah. Sebab, mereka tidak bisa mencari nafkah. ”Lalu nasib keluarga mereka ba­gaimana? Ini kan harus kita pikirkan. Jaring Pengaman Sosial seperti pemberian Sembako harus bisa disalurkan, sehingga masyarakat bisa tenang tanpa memikirkan kebutuhan dapur,” ujarnya.

Iin mengatakan dampak langs­ung Covid-19, seperti buruh tani kebun, tukang ojek dan pedagang kecil begitu terasa. ”Mereka hari ini bekerja baru bisa makan. Tapi karena ada seruan dari pemerintah untuk tinggal di rumah, jadi banyak warga yang kehilangan penghasilan­nya,” katanya.

Bagaimana tidak jika pabrik karet sudah banyak tutup, Gudang pinang tutup dan Pabrik sawit mengurangi volume Pembelian, Lalu masyarakat mau jual kemana hasil perkebunan mereka,jika tidak terjual bagaimana bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Ini lah yang juga harus kita antisipasi agar masyarakat tetap bisa mencukupi kebutuhan pokok mereka," jelasnya.

Jika wabah Covid-19 terus berlangsung hingga beberapa waktu ke depan, maka kewa­jiban pemerintah harus ha­dir dan memberikan ban­tuan kepada masyarakat yang terdampak terutama bagi masyarakat menengah kebawah.

”Khususnya mereka yang berstatus ODP, PDP dan positif Covid-19 dan warga yang rentan. Ini perlu jadi catatan kita ke depan,” tegasnya.

Idealnya, Pem­prov Jambi bisa merelokasi dan refocusing anggaran yang cukup besar untuk antisipasi penanganan wabah Covid-19 yang bisa diambil dari berbagai pos anggaran. Ia mendorong Pemprov mau mela­kukan kajian dan merumus­kan anggaran sesuai kebu­tuhan dan peruntukan.

”Anggaran ini bukan hanya untuk penanggulangan dan penanganan semata. Kita juga harus siapkan cover ang­garan untuk dampak eko­nomi masyarakat, karena wabah ini. Jadi, kita harus siapkan segala kemungkinan terburuknya,” pungkasnya.(afm)









loading...






JA Bacok Pantat Tukang Urut Sampai Robek

JA Bacok Pantat Tukang Urut Sampai Robek

Jumat, 05/06/2020 17:00:33