Yi yi dengan Gaun Batik By Sang Dewi Hadir di Malam Pemilihan Bujang Gadis Muaro Jambi



Sabtu, 14 Maret 2020 - 09:48:13 WIB



JAMBERITA.COM- Nyimas Sri Suarti kerap disapa dengan sebutan Yi yi kelahiran Sengeti 1982 hadir di malam puncak pemilihan Bujang Gadis (Bugis) Kabupaten Muaro Jambi dengan mengenakan gaun modifikasi batik bermotif Burung Rangkong.

Acara malam puncak pemilihan duta wisata Bujang Gadis Muaro Jambi itu berlangsung di Gedung Serba Guna Komplek Perkantoran Bupati Kabupaten Muaro Jambi, Jum'at malam (13/3/2020).

Menurut alumni Bujang Gadis Kabupaten Muaro Jambi tahun 2002 itu, pakaian yang bermotif Burung Rangkong dengan berpaduan warna kekuning-emasan tersebut, selain elok dipandang, juga mempunyai pesan dan simbol suatu daerah sekaligus tetang kehidupan bermasyarakat.

"Batik selalu dapat bergerak seiring perkembangan zaman dan membutuhkan perhatian, kehadiran serta dukungan dari semua pihak, batik juga bukan hanya selembar kain untuk busana, melainkan budaya, identitas dan jati diri bangsa Indonesia atau suatu daerah," katanya.

Dengan keramahannya Yi yi menjelaskan, motif Burung Rangkong merupakan salah satu hewan bertulang belakang (vertebrata) yang memiliki bulu dan sayap asli Kabupaten Muaro Jambi ciri khas Kecamatan Sekernan yang melambangkan ketenangan, namun memiliki kekuatan yang sangat berpengaruh didalam mempertahankan hidup nya dialam bebas.

"Motif ini juga memiliki simbol yang merupakan sosok yang tenang, penyabar dan tidak suka memberi keonaran, sakti dan kebal, ini sesuai dengan tipikal masyarakat Muaro Jambi yang juga ramah dan penyabar, bahkan kadang pemalu. Walau pemalu tetap menerima para pendatang/tamu dengan baik dan menjaga keutuhan budaya, religi maupun tradisi lokal," tuturnya.

Yi yi yang juga pernah mendapat juara ke-3 dan Favorit Putri Bunga tingkat Provinsi Jambi itu mengaku, memang menyukai produk-produk lokal ataupun batik bahkan mengkoleksi kearifan lokal melalui desain desain yang dimodifikasi oleh pengerajin untuk Ia gunakan di suatu acara.

"Saya ini senang dengan motif motif batik Muaro Jambi, tapi bukan pelaku (Pengerajin-Red) cuma untuk pakai sendiri saja, kadang kadang saya hanya memberikan ide-ide ke pengerjin untuk memodifikasi perpaduan, baik warna maupun letak letak motif batik," ujarnya.

Alasannya hadir dimalam puncak dengan mengenakan pakaian batik motif Burung Rangkong dengan tema Precious Treasure By Sang Dewi tersebut, yaitu salah satu bentuk dan apreasiasi dirinya atau kalangan muda terhadap pendesain dan pengerajin batik Muaro Jambi.

"Kita harus bangga dengan khazana daerah kita dan harus kita dorong untuk lebih dipromosikan. Karena motif motif batik Muaro Jambi ini bukan cuma satu desain dan tidak monoton, sekarang warna warni kekinian juga sudah banyak, jadi anak anak muda jangan gengsi memakai batik," terangnya.

Tidak hanya mengaku bangga dengan motif batik Muaro Jambi, wanita yang berparas cantik itu juga berharap kepada semua pihak yang terkait dapat mendorong pengerajin batik Muaro Jambi untuk lebih perhatian.

"Salah satunya, kita kan ada perwakilan rakyat baik duduk di Kabupaten, maupun di Provinsi, jadi kita berharap kiranya mereka dapat mendorong ini sehingga dapat membantu meningkatkan keekonomian rakyat, tentu ini akan mensejahterakan para pengerajin batik yang ada," jelasnya.

Penampilan Yi yi sendiri dengan batik bermotif Burung Rangkong itu terlihat sederhana namun tetap elegan dan memposana.(afm)



Artikel Rekomendasi