JAMBERITA.COM- Perhatian dan kepedulian terhadap dunia pendidikan Islam khususnya pondok pesantren telah mendorong Hj. Yunninta Asmara, SH menyusun satu program subsidi makanan bagi para santri di Batanghari. Melalui Visi Batanghari Unggul nya Yunninta Asmara mencoba merancang suatu program bantuan pangan untuk pondok pesantren.
" Insya Allah jika dipercaya saya akan mencoba meningkatkan kesejahteraan pondok pesantren yang ada di Kabupaten Batanghari, sejumlah santri yang sedang mondok akan kita bantu dengan makanan sehat dan bergizi, ungkapnya di Batanghari (28/2) kemarin.."
Selama ini Yunninta menilai akibat pendanaan yang semata - mata dari orang tua santri dan pengelola pondok makanan yang diberikan pada santri juga terbatas. Akibatnya, banyak santri yang sedang menempuh pendidikan di pesantren masih membutuhkan tambahan gizi, sebab kebutuhan makanan yang diberikan pada mereka perlu ditambah" ungkap Ketua TP PKK Batanghari tersebut. "
Ke depan jika dipercaya Pemerintah Batanghari melalui dinas terkait memberikan bantuan tiap bulan untuk bantuan makanan para santri.
" Konsepnya Insya Allah setiap santri mendapatkan bantuan subsidi biaya makan per hari hanya sebesar enam ribu rupiah, kalau dihitung per bulan maka setiap santri hanya mendapatkan biaya makan Rp 180 ribu rupiah, ini lagi kita kaji dan kita hitung model dan besaran pembiayaannya, jelasnya. "
Selain itu Wakil Ketua DPRD Batanghari ini juga memperhatikan tenaga pengejar juga sangat minim gajinya. Untuk itu dikatakan, kita perlu memperhatikan hal ini, guna meningkatkan kualitas santri, karena para santri tersebut nantinya akan menjadi penerus masa depan.
Selain biaya makan bagi santri yang perlu ditambah, juga fasilitas pesantren saat ini sangat memperihatinkan. Contohnya untuk kebutuhan air bersih, saat ini pesantren belum banyak yang memilikinya, sehingga untuk kebutuhan sehari-hari para santri menggunakan air yang kurang baik kualitasnya.
" Program bantuan makanan untuk pondok pesantren merupakan kepedulian kita untuk dunia pendidikan, sehingga santri kita di Batanghari dapat bersaing dengan santri di luar sana," tandasnya.(*/sm)
Warga Pemayung ini Sebut Nomor Urut Satu Bagi Paslon Yuninta-Mahdan Simbol Kemenangan
Dukungan Tak Terbendung, Warga Desa Rawa Mekar Teriakkan Yunninta-Mahdan Harga Mati
Dapatkan Dukungan PPP, Fadhil Arief Sebut Ada 3 Partai Lagi Bakal Menyusul
Kemas Faruq Mundur Jadi Calon Ketua Golkar dan Pilih Dukung Cek Endra
Bukan Hanya Batanghari, PPP Berikan Rekomendasi Kepada Mashuri-Apri di Pilbup Bungo
Selain Lahan 13,4 Ha untuk Kodam, Al Haris Juga Hibahkan Dana Rp2,5 M Pembangunan Rumdis Kasrem

