Hadiri Istighosah di Tanjabbar, Jamaah Panjatkan Doa Khusus Untuk Fasha



Senin, 17 Februari 2020 - 22:32:30 WIB



JAMBERITA.COM, KUALA TUNGKAL - Nama besar seorang Syarif Fasha sepertinya santer terdengar hingga pelosok di wilayah timur Provinsi Jambi. Setidaknya hal tersebut tampak nyata saat orang nomor satu di Kota Jambi itu, diundang khusus menghadiri undangan warga Kecamatan Kuala Betara, dalam rangka Haul Shohibul Ijazah Istighosah Yamisda Al Ihsan KH Abdul Malik Ihsan XIV dan Istighosah Qubra XX Jamaah Istighosah Yamisda Al Ihsan, Tanjung Jabung Barat, pada Senin pagi (17/2).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Surau Khusnul Yaqin
Desa Sungai Gebar Barat Kecamatan Kuala Betara tersebut, turut dihadiri oleh Pimpinan Cabang NU Kabupaten Tanjabbar, Drs. Mahfud, M.Ag., KH. Ujang Ikhsan, Pimpinan Istighosah Akbar ke-XX Yasmida Al-Ihsan, Pengurus Yasmida Tanjab Barat I, II, dan III, ulama dan tokoh masyarakat Tanjung Jabung Barat.

Sebelumnya, untuk menuju lokasi istigosah, Fasha terlebih dahulu menyeberang sungai dan melanjutkan perjalanan dengan menumpang sepeda motor dari dermaga Sungai Gebar, menyusuri jalan setapak di desa tersebut, selama 15 menit hingga sampai ke lokasi.

Dalam acara istigosah yang juga diisi dengan tausiyah oleh Ustadz KH. Ali Masyhuri dari Kediri, sekitar seribu orang lebih masyarakat hadir pada lokasi haul dan istigosah tersebut, turut mendoakan secara khusus bagi Fasha agar diberi kelancaran dan kekuatan dalam mencapai cita-cita yang lebih besar, untuk berbuat lebih bagi masyarakat Jambi.

Dalam sambutannya, Fasha tidak bisa menutupi rasa bahagianya, karena bisa kembali berkumpul bersama masyarakat, ditempat dahulu awal dirinya meniti karir sebagai seorang pengusaha konstruksi di Provinsi Jambi.

"Saya merasa bangga dan bahagia, karena berada jauh dari Jambi namun masih bisa hadir disini mengikuti istigosah atas undangan masyarakat Kuala Betara. Walaupun dari Parit 2 naik pompong dan melanjutkan naik motor menuju lokasi ini, tidak menjadi masalah karena bisa bertemu bapak ibu jamaah sekalian. Saya merasa pulang kampung, karena dahulu saya tinggal di Tungkal dari tahun 92 hingga 98, sebelum hijrah ke Kota Jambi. Saya ingat persis pada tahun 95 saya merintis membangun jalan didaerah ini, sebagai kontraktor pelaksananya," ujar Fasha memulai kisahnya.

Lebih lanjut, Fasha mengungkapkan hajat dirinya untuk berbuat lebih banyak bagi masyarakat Tanjabbar, yang notabene bagi dirinya merupakan kampung halamannya.

"Saya memiliki hajat lebih besar, ingin membangun Tanjabbar agar lebih maju lagi kedepannya. Disini pembangunan sudah cukup baik, namun karena keterbatasan dana kabupaten, dimana dana pembanguna tidak terlalu besar, sehingga sulit untuk membangun jalan dan lainnya lebih luas lagi, terutama didaerah pedalaman. Namun hal tersebut bisa kita atasi, dengan cara di sentuh dengan dana Pemprov Jambi. Saya punya hubungan historis dengan daerah ini, karena saya yang dulu membangunnya, sehingga saya merasa harus menyelesaikannya. Semoga niat saya ini bisa terwujud. Mohon doa jamaah sekalian," sebut Fasha.

Fasha juga memaparkan program pembangunan yang akan dilakukannya jika nanti diamanahkan memimpin Jambi, seperti perbaikan fasilitas jalan, air bersih, dan masalah telekomunikasi yang masih belum menyentuh daerah tersebut secara menyeluruh.

"Untuk sinyal atau jaringan komunikasi di kawasan Desa Sungai Gebar Barat dan sekitarnya ini sangat susah sekali, sehingga masyarakat kesulitan untuk berkomunikasi lewat telepon atau menggunakan jaringan internet. Saya sudah berkomunikasi dengan vendor-vendor telekomunikasi untuk membangun tower. Mereka siap, supaya komunikasi di kawasan ini menjadi lancar," kata Fasha yang disambut riuh tepuk tangan dari masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Fasha turut menyumbangkan donasi dirinya untuk pembangunan Surau Khusnul Yaqin, Desa Sungai Gebar Barat. Kunjungan Fasha di desa tersebut, diakhiri dengan jamuan makan siang oleh masyarakat setempat.

Selain menghadiri istigosah, kunjungan Fasha ke kabupaten ujung timur Jambi itu juga dirangkai dengan penyerahan bantuan kursi roda kepada 6 orang warga masyarakat Kuala Tungkal. Bantuan kursi roda yang bersumber dari gaji pribadi dirinya sebagai Wali Kota Jambi itu, disambut hangat haru oleh warga setempat. Bagaimana tidak, bantuan tersebut selama ini memang sangat dinantikan oleh mereka dan baru mereka dapatkan dari tangan seorang Syarif Fasha.

Ibu Hakimah, salah satu penerima bantuan tersebut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Wali Kota Fasha karena bantuan tersebut memang selama ini dinantikan oleh dirinya.

"Saye ucapkan terima kasih kepada Bapak Fasha, karena bantuan ini sangat berarti bagi saye. Semoga Bapak Fasha diberi kesehatan dan cita-cita beliau terwujud jadi Gubernur Jambi," ujarnya demgan logat Melayu Tungkal.(*/sm)





Artikel Rekomendasi