JAMBERITA.COM - WDZ (26) Warga Negara Asing (WNA) asal Cina yang diduga terjangkit virus Corona hingga dilarikan ke RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi akhinya dipulangkan sekitar pukul 13.00 WIB, Jum'at (31/1/2020).
Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi dr Dewi Lestari mengatakan pasien dipulangkan karena kondisi sudah mulai membaik dan tidak ada lagi keluhan.
"Iya dijemput sama pihak yayasan Kanaan Global School (di Kebon Handil), kondisinya stabil dan sehat tidak ada lagi keluhan apapun," ujarnya, ketika dikonfirmasi jamberita.com.
Menariknya menurut Dewi, setelah dipulangkan pasien tersebut terlihat senang karena sudah keluar dari perawatan medis di rumah sakit plat merah itu sejak Sabtu (25/1/2020) kemarin sampai dengan siang ini.
"Kasian juga kita lihatnya, tapi senang nian dia akhirnya dia bebas juga kan, tadi kan kami antar sampai mobil, artinya sudah tidak ada lagi yang dikhawatirkan," katanya
Terkait dengan Tes Swab tenggorokan pasien (sampel dahak) yang dikirim ke Penelitian dan Pengembangan Menteri Kesehatan Litbangkes (Litbangkes) RI kata Dewi nanti setelah sudah ada hasil akan mereka sampaikan.
"Insya Allah nanti kalau memang sudah ada surat kita umumkan ya, terus pasien tadi dibekali obat, vitamin dan disarankan tidak kemana mana, jangan keluar dulu," jelasnya.
Pasien disarankan beristirahat yang cukup, jangan keluar rumah dahulu serta dalam kurun waktu tiga hari sekali agar melakukan kontrol ulang, bilamana ada keluhan, pasien diharapkan segera datang ke rumah sakit terdekat.
"Istirahat dulu lah biar nggak kemana mana, intinya pasien sudah oke dan sudah balik," pungkasnya.(afm)
Tim Investigasi Uji Balistik Pistol G-2 Combat Usut Peluru Nyasar di UNP
Beasiswa KSE UNJA Cari Mahasiswa Jujur, Bukan Cuma Pintar! 317 Peserta 'Dikuliti' di Wawancara
Keren! Tiga Srikandi FH UNJA Sukses Jinakkan Pemalsu Tenun Pakai Blockchain
Cegah Korupsi, Aplikasi Kawal Dana Desa Polda Jambi Segera Diluncurkan
Telusuri Jalan Suak Kandis Muaro Jambi, Ivan Wirata Kembali Kesal: Saya Tak Mau Takicuh di Nantarang
Tim Investigasi Uji Balistik Pistol G-2 Combat Usut Peluru Nyasar di UNP
