Jakarta-Rapat Kerja Nasional I Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP merekomendasikan agar pemilihan legislatif kembali memganut sistem proporsional tertutup. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan rekomendasi ini selanjutnya akan dijalankan oleh Fraksi PDIP di Dewan Perwakilan Rakyat melalui revisi Undang-undang Pemilu.
"Kami rekomendasikan terkait sikap kami mendukung pemilu legislatif ke depan itu proporsional tertutup," kata Hasto dalam keterangannya kepada wartawan di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Ahad, 12 Januari 2020.
Sistem pemilihan legislatif yang diatur dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 menggunakan sistem proporsional terbuka. Dalam sistem ini, masyarakat dapat memilih langsung calon-calon yang akan duduk di legislatif.
Sebaliknya, sistem proporsional tertutup berarti partai politik yang menetapkan kader-kader yang bakal dikirim ke parlemen. Dalam sistem ini masyarakat hanya memilih partai, bukan calon legislatif.
Dalam pembahasan revisi UU Pemilu sebelumnya, sistem proporsional tertutup banyak menuai kritik karena ibarat membeli kucing dalam karung. Masyarakat juga terbiasa memilih calon langsung.
Sejak sistem proporsional terbuka diterapkan, pemilih calon anggota legislatif cenderung lebih tinggi ketimbang pemilih partai. Di sisi lain, sistem proporsional tertutup dinilai dapat memangkas biaya politik dan meminimalisasi politik uang.
Sebelumnya, Partai Golkar juga menyatakan akan mendorong kembali sistem pemilihan menjadi proporsional tertutup. Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono beralasan, Undang-undang Dasar 1945 menyebut bahwa yang menjadi peserta pemilu adalah partai politik bukan orang per orang.
"Kalau bisa rakyat tidak usah milih orang per orang lagi," kata Agung di Hotel Solitaire, Serpong, Tangerang Selatan, Senin malam, 2 Desember 2019.(sumber.tempo.co)
Tiba di Abu Dhabi, Presiden Jokowi Langsung Melakukan Pertemuan Bilateral
Daerah Lain Intensitas Sedang, BMKG: Sepekan ke Depan, Jabodetabek Hujan Intensitas Ringan
Presiden Jokowi Sampaikan Ucapan Duka Cita Atas Wafatnya Sultan Oman
Di Hadapan Peserta se-Indonesia, Edi Purwanto Sampaikan Kesan Mengikuti Rakernas I PDI Perjuangan
Ikuti Rakernas I PDI Perjuangan, Edi Harap Pemprov Kembangkan Rempah Jambi
Dampingi Wamen PUPR Menyeduh Kopi di Stand PDI Perjuangan Jambi, Edi: Kopi Jambi Hebat
Selain Lahan 13,4 Ha untuk Kodam, Al Haris Juga Hibahkan Dana Rp2,5 M Pembangunan Rumdis Kasrem

