JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX dari Fraksi Partai Gerindra Sutan Adil Hendra (SAH) mengharapkan tenaga honorer kesehatan bisa dibebaskan dari Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS).
"Meski tetap mengikuti tes, mereka harus tetap memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk seleksi kompetensi dasar," ungkapnya pada Rapat Kerja dengan Menteri Kesehatan (9/12) kemarin.
Namun dalam hal ini SAH mengatakan beberapa persyaratan yang harus tetap dipenuhi adalah pengalaman kerja selama minimal 10 tahun dan terus-menerus menjadi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.
Adapun tenaga kesehatan eks K2 adalah mereka yang telah bertugas sebagai dokter umum/spesialis, dokter gigi/spesialis, bidan, perawat, perawat gigi, apoteker, asisten apoteker, pranata laboratorium kesehatan, dan teknik elektromedis.
"Honorer kesehatan masuk kategori honorer K2 yang akan mengikuti seleksi harus terdaftar di dalam database BKN," imbuhnya.
Seperti diberitakan, tenaga honorer K2 menjadi salah satu formasi khusus yang dibuka pemerintah dalam seleksi CPNS 2018. Selain honorer K2, formasi khusus lainnya antara lain lulusan terbaik (cumlaude), penyandang disabilitas, putra-putri Papua dan Papua Barat, diaspora, olahragawan berprestasi internasional.
Selanjutnya Anggota DPR RI dari Provinsi Jambi ini menambahkan, mekanisme pendaftaran khusus untuk eks tenaga honorer K2 di lakukan tersendiri di bawah koordinasi Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Berdasarkan permen tersebut, alokasi kebutuhan instansi pusat mencapai 51.271 formasi dan di daerah sebanyak 186.744 formasi. Alokasi ini diprioritaskan untuk bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur, jabatan fungsional, dan jabatan teknis lain.
"Pada intinya kita meminta kemudahan bagi honorer K2 kesehatan di Indonesia," tandasnya.(*/sm)
SAH Instruksikan Kader Gerindra Jambi Tak Terprovokasi Upaya Mendiskreditkan Pemerintahan Presiden
SAH Ulang Tahun ke 58, Pengurus dan Kader Gerindra Jambi Doakan Menjadi Pemimpin yang Menginspirasi
Ada Pergantian Posisi Sekwan di DPRD Tanjab Barat Demi Kelancaran Roda Pemerintahan
Selama 2019, 1.869 Warga yang Terserang DBD, 13 Orang Meninggal Dunia di Jambi
Tari Kedidi di Tepi Sungai Batanghari, Meriahkan Festival Kampung Senaung
Kecurangan dalam Pelaksanaan Jaminan Kesehatan di Jambi Segera Ditindaklanjuti
Perkuat Pembinaan dan Pengawasan, Kakanwil Kemenkum Jambi Tinjau Notaris Baru di Sarolangun



