Refleksi Hari Guru, SAH Minta Ada Peningkatan Literasi Dalam Dunia Pendidikan



Selasa, 26 November 2019 - 08:35:12 WIB



JAMBERITA.COM- Dewasa ini Indonesia masih berkutat pada peningkatan kualitas SDM Unggul. Di tengah bonus demografi generasi muda yang dimiliki SDM menjadi hal yang penting untuk terus diperhatikan.

Pernyataan ini disampaikan Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Sutan Adil Hendra (SAH) ketika menanggapi Hari Guru Nasional (25/11/2019) kemarin.

Menurut Anggota DPR RI dari Provinsi Jambi itu rendahnya kemampuan literasi dasar masih menjadi masalah pendidikan di tanah air, kondisi ini masih tertinggal dari negara-negara tetangganya di wilayah ASEAN serta pergaulan internasional.

Namun SAH mengakui, tahun 2019 ini di level kebijakan kita menyadari pelatihan pedagogi yang tepat, dapat mendorong kompetensi guru menjadi lebih baik dan kemampuan literasi siswa terbukti bisa meningkat.

Karena kemampuan literasi menurut SAH tetap menjadi pondasi untuk semua pembelajaran, yang menjadi prasyarat kecakapan hidup abad ke-21, adalah kemampuan literasi.

"Anak-anak yang belum memiliki kemampuan literasi yang baik akan dengan cepat tertinggal dari teman-temannya di seluruh bidang pembelajaran, dan ketimpangan ini semakin melebar seiring waktu," jelasnya. 

Masalah rendahnya literasi menurut SAH, disebabkan oleh beberapa faktor antara lain, kurikulum tidak memuat aspek mengajar membaca untuk siswa kelas awal, dengan asumsi anak yang terdaftar di SD sudah bisa membaca, kurangnya pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengajarkan literasi di kelas awal dan terbatasnya akses ke bahan bacaan yang menarik dan sesuai dengan usia anak, terutama di daerah terpencil.

Sehingga SAH berharap peningkatkan akses ke buku bacaan yang sesuai dengan memperluas daftar dan pilihan buku bacaan siswa, menjadi tantangan dalam refleksi Hari Guru 25 November 2019 ini.(*/sm)

 





Artikel Rekomendasi