SAH Minta Kenaikan Iuran BPJS Diiringi Peningkatan Layanan



Kamis, 21 November 2019 - 08:31:34 WIB



Sutan Adil Hendra
Sutan Adil Hendra

JAMBERITA.COM- Kenaikan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang digawangi oleh BPJS dinilai Komisi Kesehatan DPR RI bukan hanya memberatkan masyarakat tapi juga mempengaruhi APBD provinsi dan kabupaten kota di Indonesia

"Iuran BPJS naik sebesar 100 persen, memang terlihat sangat memberatkan masyarakat, dan sekaligus mempengaruhi APBD provinsi kabupaten kota di anggaran 2020 ke depan, hal ini karena banyak Pemda yang mengganggarkan dan menalangi kesehatan warga atau masyarakat miskin dalam APBD nya."

Berbicara pada rapat Komisi IX DPR dengan BPJS Anggota Fraksi Gerindra Sutan Adil Hendra (SAH) mengatakan banyak daerah yang menalangi dana JKN warga masyarakatnya yang terkategori miskin, sehingga kenaikan BPJS otomatis menaikan beban APBD mereka.

Namun Anggota DPR dari Provinsi Jambi ini mengharapkan dengan kenaikan iuran JKN-KIS itu, haruslah diikuti oleh perbaikan manajemen dan pelayanan di setiap rumah sakit. Karena tidak adil juga apabila iuran naik, sementara pelayanan tidak mengalami perubahan.

“Mudah-mudahan kenaikan ini bisa mendorong pelayanan kesehatan di masyarakat jauh lebih baik. Karena apabila iuran naik, tapi layanan malah seperti itu juga, khawatirnya di masa mendatang menimbulkan protes rakyat.

SAH menyatakan dari informasi dan laporan di lapangan, selama ini banyak masyarakat mengeluhkan pelayanan rumah sakit. Salah satu keluhan, baru empat hari dirawat, malah disuruh pulang, padahal kondisi pasien mesti mendapatkan perawatan inap.

Kedepan persoalan yang merugikan pasien itu mestinya tidak terjadi, ketika nanti iuran JKN-KIS resmi naik.

“Saya meminta persoalan memberatkan si pasien seperti harus membeli obat di luar, karena obatnya tidak tersedia di rumah sakit, bisa kita eliminasi, karena saya ingin ada jaminan kesehatan bagi masyarakat yang memiliki KIS," imbuhnya.

Untuk itu SAH meminta semua pihak bisa untuk mencari terobosan baru, agar ada peningkatan layanan dari BPJS untuk layanan kesehatan ke depan.(*/sm)

 





Artikel Rekomendasi