JAMBERITA.COM- Dalam rangkaian agenda Dies Natalis Universitas Batanghari (Unbari), BEM Universitas Batanghari Jambi menggelar seminar nasional pada Rabu (20/11/2019). Acara yang mengusung tema 34 tahun Unbari Untuk Jambi menghadirkan Mantan Panglima TNI Jendral Purn Gatot Nurmantyo dan Laksamana Purn Tedjo Edhy Purdijatno Menkopolhukam 2015.
Dalam agenda seminar nasional kebangsaan dengan tema membangun optimisme masa depan indonesia berlandaskan pancasila dihadiri 700 peserta seminar.
Presiden BEM Unbari, Arby afrilianif smengatakan Unbri sebagai kampus yang ada di Kota Jambi sudah banyak memberikan sumbangsih pikiran kepada Provinsi Jambi. Sehingga dengan kegiatan ini diharapkan makin memberikan semangat bagi seluruh civitas akademika untuk terus membawa perubahan yang lebih baik bagi daerah khususnya.
“Kami sanggat bangga punya bapak bangsa seprti Bapak Tedjho Edy dan Bapak Gatot Nurmantyo yang masih peduli terhadap mahasiswa dan rakyat. Karena dalam kesibukan masih menyempatkan datang ke kampus Universitas Batanghari dalam menyampaikan pikiran pikiran cemrlang yang dapat diresapi oleh mahasiswa. Kami sampaikan ribuan terimakasih dan unbari sebagai lokomotif pikiran telah banyak mencetak alumni alumni yang unggul dalam segala bidang,” kata Arby.
Jendral Purn Gatot Nurmantyo mengatakan kekuatan perubahan itu salah satu berasal dari kampus. “Kekutan perubahan itu tidak muncul dari tempat lain, tapi dari sini . Dari Universitas Batanghari,” katnaya.
Indonesia telah ditakdirkan sebagai bangsa yang beragam dengan proses panjang berliku ketika jaman berubah generasi terus berganti maka dialog yang dilandasi semangat den nilai luhur dan kebangsaan terbukti terus relevan bagi eksistensi dan kemajuan bangsa serta harus terus pula kita lakukan.
Menurutnya, peran mahasiswa dalam mempersatukan bangsa sudah terlihat dari zaman perjuangan kemerdekaan dulu, diantaranya terlihat saat pencetusan Sumpah Pemuda. Begitu juga saat memperjuangkan reformasi, mahasiswa sangat berperan. Untuk itu, mahasiswa perlu mengetahui berbagai tantangan dan ancaman bangsa saat ini.
Kepada para peserta seminar, Gatot pun menyampaikan beberapa tantangan dan ancaman yang terjadi saat ini. Diantaranya adalah ancaman terorisme, ancaman narkoba, persaingan ekonomi, dan tantangan bonus demografi.
Ia pun mengingatkan bahwa Bhinneka Tunggal Ika merupakan alat pemersatu kekuatan Indonesia. Hal inilah yang sedang berusaha dipecah oleh pihak luar, termasuk dengan mengadu domba masyarakat Indonesia melalui pembentukan opini yang menyesatkan.(*/sm)
Puluhan Anak SD Nurul Ilmi Datangi Mapolda Jambi, Ini Tujuannya
Lat Pra OPS Pekat Singinjai II Polda Jambi Dibuka, Kombes Pol Edy Iswanto: Hindari Pelanggaran
Dirpolairud Polda Jambi Masih Kekurangan Personil Awaki Kapal
Masalah Kesehatan, SAH Minta Benahi Koordinasi Antar Pemangku Kepentingan


Menambal Asa di Jalur Penyangga : Komitmen PUTR Jambi Benahi Infrastruktur Jalan Padang Lamo



