JAMBERITA.COM- Penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi siswa-siswi masih banyak yang rendah, dikarenakan beberapa faktor seperti peran guru belum optimal, masih ada stigma tertentu terhadap siswa, faktor keterlibatan orang tua, serta belum optimalnya pemanfaatan fasilitas yang ada.
Pernyataan ini disampaikan Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) ketika melakukan diskusi evaluasi program literasi bangsa di Jambi (7/9) kemarin.
“Masih banyak siswa-siswi yang kemampuan literasinya minim dan minat membaca mereka rendah, padahal sarana perpustakaan sangat mendukung kegiatan literasi mereka," ungkapnya.
Melihat kondisi itu Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut menilai peran guru sangat dibutuhkan termasuk peran partisipasi untuk memotivasi siswa-siswi dalam meningkatkan minat membaca dan menghilangkan stigma tentang keterbatasan kemampuan siswa, serta keterlibatan orang tua juga sangat dibutuhkan, jelasnya dihadapan para guru dan tenaga kependidikan yang hadir.
Selain itu SAH juga menambahkan beberapa rekomendasi penting untuk guru dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa/siswi seperti meningkatkan keterlibatan serta interaksi antara guru dan siswa di dalam kelas.
Dengan melakukan pendekatan personal dan member motivasi dengan memberikan reward kepada siswa, menstimulus siswa/siswi untuk menulis cerita dan memaparkannya didalam kelas, serta melakukan budaya membaca di perpustakaan dengan melibatkan guru untuk memberi tugas menulis isi materi buku kepada siswa.(*/sm)
Kualitas Udara Memburuk Lagi, Pemkot Keluarkan Maklumat Liburkan Sekolah Lagi
Surat Rekomendasi Gubernur ke Jhoni Najwan Soal Suksesi Calon Rektor Beredar, Ini Kata Pemprov Jambi
Lagi, Fachrori-Adi Rozal Pamer Kemesraan dengan Bernyanyi Bersama di Kerinci
Senin Dilantik, Caleg Terpilih Jalani Gladi Bersih di DPRD Provinsi Jambi
Wasit Cantik Asal Jambi ini Juga Terima Penghargaan dari Menpora RI, Ini Rekam Jejaknya


Kejati Jambi dan Angkasa Pura II Teken PKS, Perkuat Kepatuhan dan Pendampingan Hukum


