Heboh Soal Penolakan BBM karena Diduga Dioplos di Batanghari, Ini Kata Pertamina



Selasa, 20 Agustus 2019 - 09:00:56 WIB



ilustrasi

JAMBERITA.COM- Penolakan terhadap BBM jenis solar yang dibawa sopir tanki PT Elnusa pada 16 Agustus 2019 di SPBU Sungai Rengas Kabupaten Batanghari sempat membuat heboh.  Bahkan kejadian serupa juga terjadi  pada hari Minggu tanggal 18 Agustus 2019  di SPBU Durian Luncuk Kec. Bathin 24 Kabupaten Batanghari.

Penolakan dilakukan karena minyak solar yang diantar tersebut dinilai tidak sesuai spesifikasi solar Pertamina (diduga telah dioplos oleh oknum sopir tanki SPBU di gudang gudang penampungan minyak dari Bungku ataupun Kabupten Musi Banyuasin Provinsi Sumatra Selatan di kawasan seputaran Jambi.

Dimana, informasi yang kami dapatkan, minyak yang diterima tidak sesuai standar Pertamina sebagai berikut  SG  melebihi standar Pertamina, warna minyak keruh kehitaman, standarnya  kuning kecoklatan tetap jernih dan baunya seperti bau minyak tanah.

Atas penolakan tersebut, mobil tanki beserta sopir dikembalikan ke Depo TBBM Pertamina Kasang Jambi.

Menanggapi informasi, Pertamina memastikan bahwa ketepatan mutu dan jumlah BBM menjadi salah satu langkah yang dilakukan Pertamina untuk memastikan kualitas dan kuantitas  energi untuk masyarakat.

“Setiap BBM yang keluar dari Terminal BBM dan masuk ke SPBU, sesuai SOP selalu ada pengecekan baik mutu maupun jumlah BBMnya. Itu adalah prosedur resmi, ketika ada ketidaksesuaian mutu BBM, memang langkahnya adalah pengembalian BBM tersebut dan dikirim kembali,” ujar Region Manager Communication & CSR Sumbagsel,  Rifky Rakhman Yusuf.

Mengenai adanya dugaan mengenai ditukarnya BBM dengan minyak oplosan, menurut Rifky akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu. “Pertamina juga selalu mengingatkan pihak transportir untuk tetap melaksanakan tugasnya sesuai SOP yang berlaku dalam mendistribusikan BBM tsb,” tambahnya.

Saat ini yang menjadi prioritas Pertamina adalah pemenuhan kebutuhan masyarakat. “Kami pastikan stok BBM tetap tersedia di SPBU yang dimaksud karena sudah dilakukan pengiriman kembali, jadi masyarakat tidak perlu khawatir kesusahan mencari BBM Solar,” pungkas Rifky.(*/sm)



Artikel Rekomendasi