JAMBERITA.COM - Kepengurusan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jambi resmi dikukuhkan, dalam peresmian tersebut juga dilanjutkan dengan rapat kerja daerah, di Aula Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (19/6/2019).
Ketua Dekranasda Provinsi Jambi Rahima Fachrori menyatakan, rapat kerja daerah Dekranasda Provinsi tahun 2019 ini mengambil tema Tingkatkan Daya Saing Produk Daerah Melalui Temu Pengrajin se Provinsi Jambi.
”Saya berharap dengan pertemuan ini akan meningkatkan sinergitas kita dan kepada para pengurus yang baru dilantik saya harapkan dapat bekerja dengan maksimal, untuk meningkatkan kerajinan Jambi," paparnya.
Dekranasda Provinsi Jambi akan terus melakukan upaya pembinaan dan peningkatan kualitas pengrajin, serta berharap agar pembinaan yang dilakukan bisa membuahkan hasil yang maksimal terhadap peningkatan kualitas produk, dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan para pengrajin Provinsi Jambi.
“Kita terus berupaya mengembangkan kerajinan Provinsi Jambi mulai provinsi hingga kabupaten dan kota. Dekranasda juga terbuka dan mengharapkan masukan-masukan yang membangun dari para pengrajin, untuk peningkatan kinerja Dekranasda dalam pengembangan kriya Provinsi Jambi,” ujarnya.
Gubernur Jambi Fachrori Umar mengemukakan bahwa program kerja Dekranasda Provinsi Jambi harus dapat memperkuat kerajinan khas dari Provinsi Jambi serta dapat menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi kepentingan Dekranasda dan dapat meningkatkan kinerja organisasi, sehingga kiprahnya dapat mengharumkan nama Provinsi Jambi di tingkat nasional.
"Peningkatan kerajinan daerah Jambi bukan semata-mata tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jambi dan Dekranasda Provinsi Jambi, melainkan menjadi tanggung jawab semua pihak, baik pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, para pengrajin serta masyarakat itu sendiri," terangnya.
Fachrori menyakini dan percaya jika semua pemangku kepentingan memiliki visi yang sama dan bersinergi dalam memajukan kerajinan di Provinsi Jambi, maka pada masa yang akan datang Provinsi Jambi akan menjadi provinsi yang diperhitungkan di tingkat nasional.
"Karena pada dasarnya produk hasil kerajinan daerah memiliki manfaat ganda, pada satu sisi merupakan upaya untuk melestarikan warisan budaya leluhur kita, pada sisi lain hal tersebut merupakan upaya untuk menumbuhkan kegiatan ekonomi kerakyatan,” katanya.
Fachrori menjelaskan, dengan program dan pengembangan produk kerajinan Provinsi Jambi yang berpijak pada kearifan lokal akan memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja, serta akan memberikan stimulant untuk tumbuh dan berkembangnya sektor-sektor lain, seperti sektor jasa, sektor transportasi, sektor perbankan, maupun sektor pariwisata.
“Saya harap para peserta dapat mengikuti kegiatan secara seksama karena dengan partisipasi dan peran aktif dapat menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi Dekranasda sebagai wadah pengrajin dan seni budaya lokal Jambi,” jelasnya.
Hadir pada kesempatan ini Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi, Pengurus Dekranas (Pusat) Hj.Ratu Munawwaroh, Kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Jambi, Ketua Harian Dekranasda Provinsi Jambi.(afm)
Apresiasi Masukan dari PKK Pusat, Rahima Harap Raih 3 Besar Nasional Lomba Tertib Administrasi
Rangkaian Hari Jadi Kota Jambi, Pemkot Gelar Jambi Terkini Expo dan Job Fair dengan 2.381 Lowongan
Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2018 ke DPRD, Fachrori: Indikator Makro APBD 2018 Meningkat
Wako Tinjau Sanitary Landfill di TPA Talang Gulo Baru, Pastikan Pembangunan Sesuai Target


Ditanya Soal Paralegal, Kadiv Yankum Jambi Paparkan Data 1.585 Posbankum di Hadapan DPRD


