JAMBERITA.COM, KERINCI-Dalam perhelatan Pemilu Legislatif 2019 ini, tentu setiap daerah memiliki figur yang diyakini akan menjadi wakil daerah di senayan (DPR RI). Hal itu sudah menjadi rahasia umum, karena dengan adanya keterwakilan daerah disenayan, akan sangat berpengaruh dalam mendongkrak pembangunan di daerah.
Khusus untuk Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh, lima tahun kebelakang nihil putera daerah asli Kerinci dan Sungaipenuh duduk di DPR RI. Padahal jumlah suara Kerinci dan Sungaipenuh, sangat mampu mendorong dan meloloskan putera daerah ke pusat. Sayangnya, beberapa caleg DPR RI dari Kerinci dan Sungaipenuh pada Pemilu 2014 lalu tumbang.
Saat ini, kembali Pemilu digelar dengan mekanisme yang berbeda. Metode perhitungan kursi di senayan saat ini, sepertinya memberi peluang bagi putera terbaik Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh untuk melanggeng ke pusat.
Namun, jika masyarakat Kerinci dan Sungaipenuh tidak satu suara, tidak satu semangat dan tidak satu tujuan, maka mustahil ada keterwakilan di pusat.
Salah seorang tokoh politik senior Kabupaten Kerinci, Mat Ramawi, membenarkan hal tersebut. Menurut dia, jika masyarakat Kerinci dan Sungaipenuh menginginkan adanya keterwakilan di DPR RI, maka masyarakat harus kompak menentukan pilihan pada satu figur calon anggota DPR RI.
“Ya, kalau tidak kompak, maka jumlah suara kita Kerinci dan Sungaipenuh, akan terpecah belah. Padahal jumlah suaranya lebih dari 260 ribu, dan jika jumlah suara tersebut mengerucut pada satu calon, maka dijamin akan ada caleg dari Kerinci dan Sungaipenuh yang lolos ke senayan,” terangnya.
Selain itu, lanjut dia, penentuan calon yang akan dipilih juga harus dianalisa lebih dalam, yang lebih penting adalah peluang caleg tersebut untuk bisa tembus ke pusat. Itu ditandai dengan ambang batas suara partai minimal 4 persen. Sementara dari hasil survey saat ini, PDIP berada dipuncak dan memperoleh persentase yang tidak mungkin dilampaui.
“Dengan demikian, tercapainya ambang batas suara parpol nasional, merupakan tiket bagi caleg untuk diperhitungkan melaju ke senayan. Beruntung kita Kerinci dan Sungaipenuh punya caleg dari PDIP yaitu H Tafyani Kasim,” ungkapnya.
Sementara itu, tokoh politik senior yang lainnya, Syamsu Arifin, menambahkan analisa lain dalam menentukan pilihan adalah melihat pesaing masing-masing caleg dari satu partai pengusung. Jika pesaing dari putera Kerinci dan Sungaipenuh berat, tentu kemungkinan lolos ke senayan juga tipis.
“Oleh sebab itu, satu-satunya pilihan yang tepat untuk caleg DPR RI dari Kerinci dan Sungaipenuh saat ini adalah H Tafyani Kasim. Karena, suara nasional parpol sudah jelas lolos, dan jika di Provinsi Jambi jumlah suaranya maksimal, bukan tidak mungkin dua kursi dari PDIP perwakilan dapil Provinsi Jambi, dan itu jika suara Kerinci dan Sungaipenuh bersatu untuk Tafyani Kasim, maka kita yakin Kerinci dan Sungaipenuh akan punya wakil di pusat untuk 5 tahun mendatang,” terangnya.(*/sm)
Alvin Nugraha, Caleg DPR RI: Masyarakat Merindukan Era Pak Harto
Ramli Thaha Pinta Warga Kerinci di Kota Jambi Pilih Mulyadi Tanjungbajure
Dion Hardi, Caleg DPR RI: Partai Berkarya akan Bikin Indonesia Kembali Berjaya
Reliji Jambi 'Door To Door' Kampanye Menangkan Jokowi - Ma'ruf Amin
Komitmen Partai Berkarya Prioritaskan UMKM Sejalan Ide Besar Sandiaga Uno


Hesti Perkuat Keperdulian Sosial Via Pojok Berkah TP PKK Provinsi Jambi



