JAMBERITA.COM - Kabar heboh terkait dugaan pelecehan seksual di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin tercium Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Provinsi Jambi.
Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Jambi Asi Nopriani mengatakan, setelah mendapat kabar dari pemberitaan yang beredar pihaknya akan segera melakukan kordinasi dan menindaklanjuti dugaan.
"Siap kita tindaklanjuti, tadi setelah dapat kabar dari media, kita akan melakukan kordinasi dan mau turun ke UIN," ungkapnya saat di Mapolda Jambi, Rabu petang (20/3/2019).
Asi mengatakan pihaknya ingin mencari identitas korban terlebih dahulu sehingga mereka dapat menindaklanjuti. Seperti diketahui, Rabu pagi (20/3/2019) ratusan mahasiswa UINS melakukan aksi demo di depan Gedung rektorat.
Mereka melakukan aksi terkait dengan dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum pejabat rektorat UINS Jambi terhadap korban.(afm)
Kebakaran Lahan Samping Kampus UIN STS Jambi Merambat ke Buper, Warek III Turun Tangan Padamkan Api
UIN STS Jambi Wisuda 673 Lulusan, Target 40 Guru Besar dan Perkuat Tradisi Akademik
UIN STS Jambi Kukuhkan 5 Guru Besar, Rektor : Target 40 Profesor
Dugaan Pelecehan Seksual di UIN STS Jambi, Mahasiswa Berikan Deadline 3 Hari ke Rektorat
Diduga Ada Pelecehan Seksual di UIN STS Jambi, Konfirmasi ke Rektor Malah Blokir Nomor WA
Dianto Kecewa Rapat Pra Musrembang Tak Dihadiri Kepala Bappeda



