JAMBERITA.COM - Di saat harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit dan Kelapa sedang melesu di pasaran.
Dinas Perkebunan dan Peternakan Tanjab Barat justru kembali mengajukan usulan dana ke pemerintah pusat untuk meremajakan 300 hektare perkebunan kelapa dalam di Kecamatan Seberang Kota. Setelah sebelumnya mengajukan usulan replanting ribuan hektare perkebunan kelapa sawit.
Peremajaan ini dilakukan lantaran tanaman salah satu komiditi perkebunan tersebut dinilai sudah memasuki usia tak lagi produktif.
Kadis Perkebunan dan Peternakan Tanjab Barat,Melam Bangun mengatakan, bahwa kegiatan peremajaan tanaman kelapa dalam saat ini sudah mulai dilaksanakan.
"Sumber dana untuk peremajaan tersebut dari APBN," jelas Melam Bangun, Rabu (6/2/2019).
Ditanya berapa besaran anggaran bantuan pusat untuk peremajaan tanaman kelapa tersebut, Melam Bangun mengaku tidak tahu persis rincian anggaran.
"Kalau besaran bantuan untuk satu hektare-nya saya tidak tahu, karena mereka sendiri yang mengelolahnya. Saya cuma terima laporan saja," kata Melam.
Hanya saja, Melam menjelaska secara gambalang jika areal perkebunan yang diusulkan kisaran 300 hektare.
"Untuk lokasinya Seberang Kota terus ke Hulu Sungai Pengabuan," paparnya.
"Yang pasti kucuran anggaran pusat sangat diharapkan untuk membantu masyarakat petani di Tanjab Barat. Biar sedikit-sedikit yang penting sangat bermanfaat bagi petani," pungkasnya. (Henky)
Polda Jambi Perketat Kedatangan Warga dari Luar Melalui Bandara dan Tanjabbar
Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro Pindah Tugas Jabat Kapolres Bungo
Milad HMI ke-72 di Tanjabbar, Pentisili: Aktivis HMI Pastikan Terbangunnya Kualitas 5 Insan Cita
Perumahan BGC Tawarkan Fasilitas Lengkap Hingga Hotel Bintang 4
Jaga Kebhninekaan dan Keberagaman, Perayaan Imlek Di Vihara Padma Kirti Berlangsung Hikmad
Gubernur Al Haris: Museum Sriwijaya Dharmakirti Rekam Jejak Peradaban Masa Lalu Provinsi Jambi Seca



