JAMBERITA.COM - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (KPSDM Tanjab Barat secara tegas menyatakan ketidaksanggupan merekrut Pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk tahun 2019 ini.
Kendati sebelumnya, rencananya akan dilakukan rekrutmen P3K di awal Tahun 2019. Namun Kepala BKPSDM Tanjab Barat, Encep Jarkasih mengakui secara persiapaan tidak memungkinkan untuk pelaksanaan rekrutmen mengingatkeadaan keuangan daerah menjadi alasan utama sulitnya merealisasikan retkrutmen P3K.
"Hal ini telah disampaikan dalam rakor tahap pertama persiapan retkrutmen P3K Tahun 2019," ungkap Encep Jarkasih, ke awak media, Jumat (1/2/2019).
Dalam rakor tersebut disampaikan jika kebutuhan ASN untuk menjawab tugas tugas yang menjadi beban pemerintah pusat mau pun daerah supaya dilakukan penundaan untuk waktu retkrutmen P3K. Alasannya, pertama adalah belum kelarnya proses CPNS. Masih dalam tahap pemberkasaan dan penetapan nomor induk pegawai, kedua, singkatnya waktu untuk persiapan. Dengan menggunakan sistem yang ada di lingkup menteri pendidikan. Artinya menggunakan UNBK, tidak menggunakan sistem CAT yang dari BKN. (Hengky)
Bantah Isu Perselingkuhan, Rio Tepian Danto Berencana Tempuh Jalur Hukum
Sambangi Kerinci dan Sungai Penuh, SAH Banyak Terima Keluhan Ekonomi Yang Makin Sulit
Kerusakan Jembatan Sugeng Memprihatinkan, Arif: Kita Sudah Surati Dinas PUPR Provinsi
Diundang Pembicara Simposium Nasional, Safrial Lugas Paparkan Rehabilitasi Mangrove
Turun di Desa Bungku dan Pompa Air, Syahirsah Sudah Lapor ke Menteri ESDM soal Illegal Drilling
Polemik Dana Desa, Masyarakat Dusun Baru Limbur Datangi Kantor Bupati Bungo


Duka di Balik Wafatnya Dokter Magang di Jambi : Menkes Janji Tak Boleh Ada Lagi Nyawa yang Gugur

