JAMBERITA.COM, BUNGO- Ratusan Massa tergabung dari masyarakat Dusun Ujung Tanjung Kecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo melakukan aksi unjung rasa yang kedua kalinya di Kantor Bupati Bungo terkait tuntutan pelnatikan rio terpilih yang belum dilaksanakan oleh pemerintah daerah.
Adapun tuntutan masyarakat yang di sampaikan oleh Haidir selaku koordinator aksi memngatakan masyarakat meminta pihak pemerintah tetap melantik Hendra hadiwijaya sebagai rio terpilih pada pemilihan rio yang kedua, dan masyarkat juga meminta Bupati Bungo H. Mashuri menemui masyarakat secara langsung untuk memberikan klarifikasi.
"Kami masyarakat ujung tanjung meminta keadilan kepada pemerintah, kami mau rio segera di lantik agar pemerintah desa dapat berjalan,”ungkap Haidir
Namun kali ini demo tidak berjalan dengan kata kesepatan damai. Pasalnya setelah mengadakan mediasi selama waktu dua jam yang di pimpin oleh Sekda Bungo H.Ridwan,IS , Tobroni Selaku Staf Ahli dan juga Kadis PMD Bungo Tidak menuaikan hasil yang memuaskan.
Sehingga kondisi mulai memanas dan massa menggeruduk hingga Ke Ruang Kerja Bupati Bungo.
Selain Itu Sebagaian massa yang lain juga mendirikan tenda di Halaman Kantor Bupati Bungo. Bahkan kaum wanita dalam aksi tersebut memasak di depan kantor bupati, sehingga kantor bupati berubah menjadi tempat perkemahan dadakan.
Kaidir Selaku Koordinator Aksi mengatakan sampai saat ini masyarakat masih menunggu keputusan bupati . Masyarakat sepakat untuk tidur di tenda yang didirikan di halaman kantor bupati selama bupati belum meberikan keputusan resmi untuk melantik rio terpilih. Sampai saat ini ratusan masa masih bertahan di Kantor Bupati Bungo.(rena)
Rena
Hasil Tentatif Pemira UNJA Sengit! Paslon 1 Unggul Tipis, Kubu Paslon 2 Siap-Siap Ambil Langkah?
Pertama di Indonesia! UNJA Gelar Pemira E-Voting Serentak dengan Sistem Sengketa Resmi
Detik-Detik Menegangkan Menjelang Pukul 14.00 WIB: Siapa Pemimpin Baru Mahasiswa UNJA?
Bupati Al Haris Sampaikan Segera Rekrut PPPK, Berikut Kategori Yang Dibutuhkan
Progres Pemeliharaan Jalan Ranah Pemetik Capai 45 Persen, UPTD WDP Tinjau Lapangan

