JAMBERITA.COM - Malam penutupan Festival Kampung Senaung Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi menampilkan tarian Sedekah Payo yang merupakan salah satu tradisi masyarakat setempat sebelum bercocok tanam padi.
Pelatih Tari Kreasi Desa Senaung Kab Muaro Jambi Ridho/Yasser mengatakan, tarian sedekah payo biasa dilakukan oleh masyarakat setempat dengan bahasa "Turun Beumo" atau sebelum bercocok tanam.
"Tradisi ini merupakan bentuk syukur masyarakat ketika hendak bercocok tanam, sehingga berdo'a agar hasilnya nanti bisa melimpah," ungkapnya saat ditemui jamberita.com ketika dilokasi, Minggu malam (23/12/2018).
Sebelum bercocok tanam padi, semua masyarakat juga diundang untuk bersama sama mendatangi lokasi/sawah untuk menggelar do'a bersama. Mereka yang diundang mulai dari Kades, RT, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Adat.
"Kenapa tarian ini ditampilkan dalam festival kampung karena berharap dapat menjadi icon Provinsi Jambi serta bisa ditampilkan di agenda agenda besar dan secara resmi," jelasnya.
Setelah pembukaan hingga malam penutupan Festival Kampung ini mendapatkan sambutan antusias dari masyarakat desa. Bahkan dari luar desa.
Selain penampilan tarian, drama bedil bulu/bambu juga ditampilkan oleh anak anak setempat.
Sebagaimana diketahui, agenda ini juga difasilitasi oleh STISIP NH Kota Jambi yang bekerjasama dengan pemerintah desa Senaung, guna untuk melestarikan budaya lokal.(afm)
Hadiri Peringatan Hari Ibu, Ny Ning Muchlis Dapat Kejutan Bunga dari Wakapolda Jambi
Hadiri HUT Merangin, Kapolda Jambi Juga Sambangi Koramil 420-09/ Bangko
Polda Jambi Ringkus 5 Pelaku Pengangkutan Minyak Ilegal di Batanghari
FPTI Jambi Gelar Rakor, Ketua KONI Curhat Minimnya Perhatian Pemerintah, Dana Hibah Hanya Rp10 M


Koordinasi Kemenkum - DPRD Jambi : Karo Hukum Dukung Operasional Posbankum Gunakan Dana BKBK


