JAMBERITA.COM- Sejumlah personil dan kru grup band Seventeen menjadi korban peristiwa tsunami yang menerjang wilayah Pantai Anyer, Pandeglang, Banten pada Sabtu (22/12) malam.
Grup musik sendiri sedang mengisi gathering di Tanjung Lesung Beach Resort, Banten, yang berlangsung pada 21-22 Desember 2018.
Salah satu personel Seventeen yakni M. Awal Purbani atau akrab disapa Bani menjadi korban meninggal dalam peristiwa tersebut. Bani merupakan pemain bass grup musik ini.
Keterangan ini disampaikan vokalis Seventeen, Riefian Fajarsyah alias Ifan. Ia menyampaikan kabar tersebut lewat sebuah video yang diunggah di akun Instagram miliknya. “Kita kehilangan pemain bas kita Bani dan road manager kita Oki,” kata Ifan sembari menangis, Minggu (23/12).
Dalam video tersebut, Ifan meminta doa untuk Bani dan Oki. “Minta ikhlas buat orang-orang tersayang Bani dan Oki,” ucapnya.
Ifan menuturkan istrinya, Dylan Sahara berserta pemain gitar Herman dan drummer Andi serta Ujang belum diketemukan hingga kini. “Minta doanya supaya istri saya, Andi, Herman serta Ujang cepat diketemuin,” ujar Ifan.
Ifan mengatakan ia dan kru lainnya yang selamat berada dalam kondisi sehat. Namun, mereka mengalami luka-luka imbas tsunami.(*/sm)
Ini Penjelasan Lengkap BMKG soal Tsunami Banten Akibat Anak Krakatau
Sebut Jokowi Capres Pilihan Terbaik, JK: Tidak Perlu Belajar Lagi, Bisa Cepat
Promosikan UMKM Daerah, Ibu Mendagri Kunjungi PLUT Kabupaten Lima Puluh Kota
Kemendagri Nilai Pernyataan Gubernur dan Ketua DPRD Papua Pelanggaran Serius Konstitusi dan UU Pemda
Datangi Madrasah Ibtidiyah Nurul Hikmah, Kajati Jambi Lunasi Tunggakan Biaya Dua Orang Siswa

