JAMBERITA.COM- Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jambi siang ini, Jumat (21/12), menggelar aksi damai mengutuk perlakuan pemerintah China terhadap umat Muslim Uighur,di Xinjiang.
Ketua HMI Cabang Jambi Bayu Anugrah mengatakan, pemerintah China harus bertanggung jawab terhadap penindasan terhadap muslim di Uighur. Menurutnya, setiap warga berhak mendapatkan perlindungan dimanapun berada.
Sementara itu, Korlap Aksi, Nanda Herlambang mengatakan ada enam poin yang disampaikan HMI Cabang Jambi. Pertama, mengutuk keras terhadap tindakan pemerintah China kepada Muslim Uighur. Kedua, mendesak pemerintah China untuk menghentikan tindakan penindasan terhadap Muslim Uighur.
Ketiga, menuntut pemerintah China agar menjamin dan melindungi hak Muslim Uighur di Xinjiang untuk bebas beribadah dan menjalankan syariat agama islam yang merupakan bagian dari HAM.
Keempat, menuntut pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap terhadap penindasan yang dilakukan pemerintah China kepada Muslim Uighur. Kelima, mengajak umat beragama di Indonesia untuk memberikan tekanan kepada pemerintah China agar segera menghentikan penindasan kepada minoritas Uighur dalam hal kemerdekaan beragama.
Keenam, jika pemerintah China tidak segera mengakhiri penindasan kepada muslim Uighur di Xinjiang, maka HMI Cabang Jambi mendesak China angkat kaki dari bumi Indonesia.
Aksi demo sendiri mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Sementara itu, arus lalu lintas sempat terganggu dengan adanya aksi demo tersebut.(*/sm)
Ketua HMI Cabang Jambi Bicara Manajemen Organisasi di Hadapan Siswa SMA N 5
Serapan Anggaran Pemprov Jambi Belum Bisa Dipastikan, Agus: Banyak OPD Minta Perpanjangan
Aswan dan Suharjo Resmi Dilantik jadi Anggota DPRD Provinsi Jambi, Ini Kesan Mereka
Ingin Sekolah Bebas Pungli, SAH Ingatkan Pemerintah Perkuat Pengawasan


Koordinasi Kemenkum - DPRD Jambi : Karo Hukum Dukung Operasional Posbankum Gunakan Dana BKBK


